HUT Pasuruan ke-1097 Bukan Sekedar Seremoni, Bangil Gebrak Pelayanan Publik dan Aksi Kemanusiaan

PASURUAN, Seputarperistiwanews.com — Menjelang perayaan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097, Kecamatan Bangil menggelar rangkaian pelayanan publik dan aksi kemanusiaan di Pendopo Kecamatan Bangil, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menghadirkan sejumlah layanan sekaligus, meliputi cek kesehatan gratis dan skrining operasi katarak oleh Puskesmas Bangil, donor darah oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Pasuruan, serta pelayanan pembayaran pajak kendaraan oleh Samsat Kabupaten Pasuruan.

Camat Bangil Eddy Santoso, S.E., M.M., hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, momentum hari jadi daerah semestinya tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ini merupakan ruang pelayanan publik yang nyata bagi masyarakat,” ujar Eddy Santoso.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining katarak menjadi langkah preventif untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Pelayanan tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Kecamatan Bangil.

Sementara itu, donor darah menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Setiap kantong darah yang berhasil dihimpun dapat menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

“Cek kesehatan gratis merupakan langkah pencegahan dan deteksi awal. Sedangkan donor darah merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan karena setiap kantong darah dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama,” jelasnya.


Mengusung semangat “Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa”, kegiatan tersebut menempatkan peringatan HUT Kabupaten Pasuruan ke-1097 bukan sekadar sebagai agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan yang dibawa pun jelas: perayaan hari jadi tidak harus selalu identik dengan panggung dan kemeriahan. Pelayanan kesehatan, kepatuhan membayar pajak, serta donor darah merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang memiliki manfaat langsung.

Darah yang terkumpul melalui kegiatan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari dukungan terhadap ketersediaan stok darah PMI bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Mari Berdonor, Berbagi Kehidupan!”

Slogan itu menjadi penutup pesan kemanusiaan dalam rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Pasuruan ke-1097 di Bangil. Sebab, di balik satu kantong darah yang disumbangkan, terdapat peluang bagi seseorang untuk mendapatkan pertolongan pada saat paling membutuhkan.

Perayaan hari jadi akhirnya tidak hanya berbicara tentang usia sebuah daerah, tetapi tentang seberapa besar momentum tersebut mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. (ARYA)

Lebih baru Lebih lama