Semarak Kemerdekaan, MI Sabilul Falah Bangil Hadirkan Pawai Budaya Nusantara

Pasuruan, Seputarperistiwanews.com— Semangat kemerdekaan dan keberagaman mewarnai Puncak Aksi Kokurikuler MI Sabilul Falah Bangil Tahun 2026 yang mengusung tema “Merajut Nusantara, Menguatkan Harmoni”. Kegiatan yang dikemas dalam Pawai Budaya Nusantara dan Moderasi Beragama tersebut berlangsung meriah pada Jumat (21/8/2026) dan diikuti seluruh siswa MI Sabilul Falah Bangil.

Mengambil rute dari Perum Grand Kencana menuju MI Sabilul Falah Bangil, pawai menjadi ruang bagi para peserta didik untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Indonesia. Beragam pakaian adat Nusantara, atribut budaya daerah, hingga pesan tentang persatuan menghiasi jalannya pawai.

Pawai secara resmi diberangkatkan oleh Lurah Gempeng, Dedy Satria Nugraha, S.STP., M.AP., bersama Ketua Yayasan Sabilul Falah Gempeng, Drs. Abdurrahman TM., M.Pd.I., M.Pd. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan karakter, budaya, dan nilai kebangsaan di lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Dedy Satria Nugraha mengapresiasi kegiatan yang mampu memadukan pendidikan, budaya, dan nilai kebhinekaan dalam suasana yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Melalui kegiatan seperti ini mereka belajar mencintai budaya Indonesia, menghargai perbedaan, dan memperkuat semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sabilul Falah Gempeng, Drs. Abdurrahman TM., M.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik yang religius, nasionalis, dan berbudaya.

Pesan moderasi beragama menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Hal itu ditunjukkan melalui pengenalan empat nilai utama, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, serta akomodatif terhadap budaya lokal.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan Ekstrakurikuler Pencak Silat Pagar Nusa MI Sabilul Falah Bangil. Para pendekar muda menampilkan berbagai jurus dan atraksi bela diri yang memukau masyarakat dan mendapat sambutan meriah dari warga di sepanjang jalur pawai.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengenalkan dan melestarikan seni bela diri warisan bangsa sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin, tangguh, berani, dan berakhlakul karimah.

Kepala MI Sabilul Falah Bangil menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan puncak dari rangkaian pembelajaran kokurikuler yang telah dilaksanakan di madrasah. Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berkolaborasi, kepercayaan diri, serta memperkuat wawasan kebangsaan dan moderasi beragama.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur pawai. Warga turut menyaksikan dan mengabadikan berbagai penampilan siswa yang tampil penuh semangat dan percaya diri.

Melalui tema “Merajut Nusantara, Menguatkan Harmoni”, MI Sabilul Falah Bangil berharap dapat terus menanamkan nilai persatuan, toleransi, kecintaan terhadap budaya, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk belajar menghargai perbedaan, mengenal budaya bangsa, memperkuat persaudaraan, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama