PASURUAN, Seputarperistiwanews.com — Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berkibar gagah di tengah aliran Sungai Kalianyar, bagian dari DAS Kedunglarangan, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin sore (17/8/2026). Di aliran sungai saat debit air rendah, Merah Putih hadir bukan sekedar sebagai simbol kemerdekaan, melainkan menjadi napas perjuangan dan kebanggaan warga dalam memaknai 81 tahun Indonesia merdeka.
Sebanyak 30 atlet Antasena Paddle Club turun penuh membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 200 meter di tengah aliran sungai. Meski debit air belum sesuai kondisi yang diharapkan, para atlet tetap menunjukkan kegigihan hingga aksi tersebut berhasil diselesaikan.
Aksi patriotik tersebut turut disaksikan Febri Irawan Darwis, Sekretaris POPSI Iin Santoso, Camat Bangil Eddy Santoso, S.E., M.M., serta Lutfianti, S.E., Lurah Kalianyar dan elemen masyarakat setempat. Ratusan warga memadati sekitar lokasi untuk memberikan dukungan kepada para atlet.
Camat Bangil Eddy Santoso mengapresiasi perjuangan tim Antasena yang tetap menyelesaikan aksi meski menghadapi kendala kondisi sungai.
“Meski terkendala debit air sungai yang tak kunjung pasang, sangat luar biasa semangat perjuangan tim Antasena Paddle Club menyelesaikan tugas,” ujar Eddy.
Manager Club Antasena Kalianyar, Norman Johan, mengatakan pihaknya menerjunkan dua tim dalam kegiatan tersebut.
“Tim A sebanyak 15 personel dan Tim B sebanyak 15 personel,” jelas Johan.
Saat ini, Club Antasena Kalianyar memiliki sekitar 80 atlet yang bergabung dan menjalani pembinaan olahraga dayung.
Menurut Johan, persiapan aksi bentang bendera dilakukan dalam waktu relatif singkat. Kendati demikian, keterbatasan persiapan tidak menyurutkan semangat atlet untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan masyarakat.
“Kegiatan ini sebenarnya sangat belum terencana dari awal. Semoga berjalan sukses dan kami bisa memberikan penampilan yang terbaik untuk kebanggaan warga masyarakat yang hadir menonton,” ungkapnya.
Antasena Siapkan Atlet Menuju POPDA Jawa Timur.
Di balik aksi kemerdekaan tersebut, Club Antasena juga terus mendorong pembinaan dan regenerasi atlet dayung dari Kabupaten Pasuruan.
Sejumlah atlet utama nantinya akan mengikuti proses seleksi melalui KONI dan Dispora untuk dipersiapkan menghadapi POPDA Jawa Timur pada November 2026.
Program pembinaan itu sekaligus membuka ruang bagi pelajar Kabupaten Pasuruan untuk mengembangkan bakat di cabang olahraga dayung sekaligus berpeluang membawa nama daerah dalam ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Timur.
Club Antasena juga membuka kesempatan bagi para siswa yang ingin mengenal dan mempelajari olahraga dayung.
“Kami membuka kesempatan bagi para siswa yang berminat bergabung dan belajar mendayung, khususnya Bangil dan umumnya seluruh sekolah se-Kabupaten Pasuruan,” kata Johan.
Mas Febri: Jadikan Agenda Tahunan, Jaga Sungai Kalianyar
Sementara itu, Febri Irawan Darwis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Camat Bangil, Lurah Kalianyar, para atlet dayung yang dinilai gigih menjalankan aksi, serta masyarakat yang hadir dan memberikan dukungan hingga kegiatan berakhir.
“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini, Camat Bangil, Lurah Kalianyar, para atlet dayung yang sangat gigih, serta seluruh warga yang telah hadir mengikuti hingga acara usai,” ujar Febri.
Mas Febri berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dan dikembangkan menjadi agenda rutin tahunan.
“Semoga di tahun berikutnya kita bisa selenggarakan kembali dan menjadi acara rutinan tahunan,” tambahnya.
Tak hanya soal olahraga dan semangat kemerdekaan, Febri juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian Sungai Kalianyar.
“Terpenting, mari kita rawat dan jaga bersama lingkungan sungai ini agar bersih dari sampah,” pungkasnya.
Bentangan Merah Putih sepanjang 200 meter tersebut akhirnya bukan sekadar atraksi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Di tengah keterbatasan debit air, para atlet Antasena menunjukkan bahwa semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui olahraga, kekompakan, disiplin, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. (ARYA)




