PASURUAN, Seputarperistiwanews.com – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Kersikan II Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang berlangsung pada 13–16 Juli 2026. Sejumlah 117 siswa, khususnya peserta didik baru, memasuki gerbang sekolah dengan didampingi orang tua mereka untuk memulai perjalanan pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
MPLS dibuka langsung oleh Kepala SD Negeri Kersikan II Bangil, Hj. Lasmi, S.Ag., yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, menumbuhkan keberanian, serta mengembangkan potensi setiap anak.
"Selamat datang di keluarga besar SD Negeri Kersikan II Bangil. Hari ini adalah awal perjalanan baru. Mulai hari ini sekolah menjadi rumah kedua bagi anak-anak kita. Di sinilah mereka akan belajar, bermain, bertumbuh, dan mengukir cita-cita bersama guru-guru yang akan membimbing dengan penuh kasih sayang," ujar Hj. Lasmi di hadapan siswa, orang tua, dan seluruh dewan guru.
Momen paling menyentuh terjadi saat orang tua secara simbolis menyerahkan putra-putri mereka kepada pihak sekolah. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan bahwa pendidikan anak kini menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah. Dengan penuh harapan, para wali murid mempercayakan anak-anak mereka kepada para pendidik untuk dibimbing menjadi pribadi yang berakhlak, cerdas, mandiri, dan berprestasi.
Hj. Lasmi menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang akan dijaga dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, seluruh guru dan tenaga kependidikan berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan yang ramah anak, aman, nyaman, serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
"Tidak ada anak yang tidak bisa berkembang. Setiap anak memiliki kelebihan masing-masing. Tugas kami adalah mendampingi, mengarahkan, dan membantu mereka menemukan potensi terbaiknya. Karena keberhasilan pendidikan lahir dari sinergi antara sekolah dan keluarga," ungkapnya.
Selama pelaksanaan MPLS, para siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, ruang kelas, tenaga pendidik, tata tertib, budaya positif sekolah, hingga berbagai kegiatan pembentukan karakter. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara edukatif, menyenangkan, dan bebas dari praktik perploncoan, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan nyaman sejak hari pertama.
Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga menjadi wahana menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian, serta semangat belajar kepada seluruh peserta didik. Guru-guru memberikan motivasi agar setiap anak berani bermimpi, percaya diri, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.
Mengusung semangat "Semangat Baru, Lembaran Baru, Mimpi Baru", SD Negeri Kersikan II Bangil mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan optimisme tinggi. Kepala sekolah memimpin dengan keteladanan, guru mengajar dengan hati, sementara siswa belajar dengan penuh semangat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Ketika bel pulang berbunyi di penghujung hari pertama MPLS, senyum para siswa menjadi pertanda bahwa langkah awal mereka telah dimulai dengan penuh harapan. Di balik tangan-tangan kecil yang melambai kepada orang tua, tersimpan mimpi-mimpi besar yang suatu hari nanti akan tumbuh menjadi prestasi dan pengabdian bagi bangsa.
SD Negeri Kersikan II Bangil percaya, pendidikan bukan sekadar mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan, membentuk karakter, serta melahirkan generasi yang berakhlak, tangguh, dan peduli terhadap sesama. Dari sekolah inilah, setiap anak diberi kesempatan untuk tumbuh menjadi versi terbaik dirinya.
Tahun Ajaran 2026/2027 pun resmi dimulai. Dengan semangat kebersamaan antara sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik, SD Negeri Kersikan II Bangil optimistis setiap langkah kecil yang dimulai hari ini akan menjadi pijakan menuju masa depan yang lebih gemilang. Sebab, setiap perjalanan besar selalu berawal dari satu langkah pertama yang penuh keyakinan. (ARYA)




