Tragis! Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang PT Gorip

Pasuruan | Seputarperistiwanews.com - Seorang anak berinisial M.S.A. (9) ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di danau bekas tambang galian C milik PT Gorip, di Desa Jeladri, Dusun Cukur Guling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Senin (09/03/2026) sore.

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 16.00 WIB, ketika seorang warga yang melintas menemukan sepasang sandal di bibir danau bekas tambang. Karena lokasi tersebut dikenal sepi dan rawan, warga kemudian melaporkan temuan itu kepada petugas keamanan perusahaan.

Menurut keterangan satpam, pada siang hari memang terlihat beberapa anak bermain dan berlarian di sekitar area tambang tersebut.

Tak lama kemudian, seorang warga mengenali sandal itu sebagai milik anaknya yang sejak siang belum pulang ke rumah. Setelah menanyakan kepada teman-teman korban, diperoleh informasi bahwa korban diduga terjatuh dan tenggelam di danau bekas tambang tersebut.

Korban diketahui berinisial M.S.A., warga Dusun Beringin RT 02/RW 02, Desa Jeladri. Bocah berusia sekitar 9 tahun itu sebelumnya bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi tambang.

Setelah laporan diterima, warga bersama pihak terkait melakukan pencarian di sekitar lokasi. Tubuh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak lama setelah proses pencarian dilakukan.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, mengingat area bekas tambang tersebut dinilai masih terbuka dan berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.

Salah seorang warga menyampaikan kekhawatirannya terkait minimnya pengamanan di area bekas tambang.

“Kami khawatir karena lokasi bekas tambang ini masih terbuka. Anak-anak sering bermain di sini. Harusnya ada pengamanan lebih agar tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak PT Gorip belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Warga berharap area bekas tambang segera ditutup atau diberi pengamanan serta rambu peringatan demi mencegah kejadian serupa.

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang perlunya pengawasan terhadap anak-anak serta penanganan serius terhadap lokasi bekas tambang yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. (G10)

Lebih baru Lebih lama