Evakuasi pun dilakukan pada Minggu sekitar pukul 18.00 WIB. Proses penjemputan berlangsung secara humanis dengan pendekatan persuasif, tanpa tindakan kasar, demi menjaga keselamatan pasien maupun warga sekitar.
“Evakuasi dilakukan secara humanis, memanusiakan manusia,” tegas Lilis Johan yang turun langsung memimpin proses penjemputan di lokasi.
Setelah berhasil dievakuasi, pasien S (23) langsung dibawa menuju ke RSJ Radjiman Wediodiningrat (Sumberporong) Lawang, dengan didampingi pihak keluarga sebagai penanggungjawab pasien, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari warga setempat karena dinilai mampu meredakan situasi yang sebelumnya menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar, sekaligus menunjukkan peran aktif GMPK dalam aksi kemanusiaan di tengah masyarakat. (ARYA)


