PMI Kabupaten Pasuruan Droping Relawan untuk Perkuat Layanan Dapur Umum Korban Banjir


Pasuruan, Seputarperistiwanews.com — Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pasuruan menyebabkan ribuan rumah warga terendam dan melumpuhkan berbagai aktivitas masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Pasuruan membuka layanan dapur umum yang tersebar di beberapa titik, di antaranya Shelter Winongan, Rejoso, dan Kalianyar.

Sebagai bentuk respons cepat kemanusiaan, PMI Kabupaten Pasuruan melalui layanan posko turut melakukan dropping personel relawan guna membantu operasional dapur umum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan logistik makanan bagi para penyintas dapat terpenuhi dengan baik dan tepat waktu.

PMI Kabupaten Pasuruan mulai menurunkan relawan sejak 25 Maret 2026. Para relawan diterjunkan secara bergantian untuk membantu proses memasak, pendistribusian makanan, hingga mendukung kebutuhan teknis di lapangan bersama petugas gabungan.

“Dropping personel sudah kami laksanakan pada tanggal 25 Maret 2026, dengan tujuannya untuk membantu layanan kemanusiaan serta menambah kekuatan personel bagi petugas yang sudah lebih dulu berada di lokasi. Kami berharap kehadiran relawan PMI dapat mempercepat pelayanan dan meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar A. Syauqil Adib, M. PdI, selaku Pengurus Bidang PB, Anggota, dan Relawan PMI Kabupaten Pasuruan.

Selain mendukung dapur umum, PMI Kabupaten Pasuruan juga terus memantau perkembangan situasi di lokasi terdampak banjir serta menyiapkan layanan tambahan sesuai kebutuhan, seperti distribusi bantuan, dan standby layanan kesehatan, bagi masyarakat.

PMI Kabupaten Pasuruan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi darurat. Koordinasi lintas sektor antara PMI, BPBD, dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan tepat sasaran.


M. Hafiidh Nafi'an

Lebih baru Lebih lama