Pasuruan, Seputarperistiwanews com — Upaya penelusuran penyebab banjir di wilayah Kabupaten Pasuruan terus dilakukan. Lurah Kalianyar, Lutfianti, S.E., bersama unsur 3 Pilar turun langsung ke lapangan mendampingi Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Pasuruan dalam kegiatan survei infrastruktur pengendali air yang diduga menjadi titik krusial. Rabu (25/3)
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan terhadap kondisi pintu air Sungai Wrati Lama yang selama ini menjadi perhatian warga. Selain itu, survei juga difokuskan pada tanggul Sungai Kedunglarangan yang dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap luapan air saat curah hujan tinggi.
Pendampingan dilakukan secara terpadu bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tim dari Bina Marga untuk memastikan hasil identifikasi di lapangan berjalan komprehensif. Dari hasil pengamatan awal, sejumlah titik menunjukkan indikasi perlunya penanganan teknis lebih lanjut, baik berupa normalisasi aliran, perbaikan struktur pintu air, maupun penguatan tanggul.
Lutfianti menegaskan bahwa keterlibatan lintas sektor ini merupakan langkah konkret untuk memastikan penanganan banjir tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menyasar akar permasalahan. “Kami ingin memastikan bahwa hasil survei ini segera ditindaklanjuti agar risiko banjir ke depan bisa diminimalisir,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, tim dari Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Pasuruan menyatakan akan segera melakukan kajian teknis lanjutan berdasarkan hasil survei lapangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga akan diperkuat guna mempercepat proses penanganan.
Investigasi sosial ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun sistem mitigasi bencana yang lebih efektif, sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang selama ini terdampak banjir berulang di kawasan tersebut.
ARYA


