Kanit Bimtibsos Polres Pasuruan Gandeng Tokoh Agama Pandean

PASURUAN, Seputarperistiwanews.com – Kanit Bimtibsos Polres Pasuruan menggandeng tokoh agama Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, untuk memperkuat edukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, pencegahan tindak kriminal, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang produktif, meningkatkan ketahanan pangan, dan mewujudkan desa bersih dari narkoba.

Kanit Bimtibsos Polres Pasuruan, Aiptu Candra AG, melaksanakan silaturahmi dengan tokoh agama Ustaz Hasan Mangli pada Senin (12/10/2026). Pertemuan berlangsung di Padepokan Al Hikmah, Dusun Krajan, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Candra AG membahas sejumlah agenda sosial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Agenda itu meliputi kampung ketahanan pangan, kampung bersinar atau bersih dari narkoba, pelayanan kesehatan gratis, serta pengembangan kegiatan positif bagi kalangan pemuda.

Silaturahmi tersebut menjadi langkah untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. Melalui kerja sama itu, Polri berharap pesan-pesan tentang keamanan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap hukum dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.


Tokoh agama memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain menyampaikan nilai-nilai keagamaan, para tokoh agama juga dapat membantu memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, dampak perilaku kriminal, serta pentingnya menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Pendekatan melalui tokoh agama diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan komunikasi yang baik, warga dapat berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, menjaga kerukunan, serta menciptakan suasana desa yang aman dan kondusif.

Aiptu Candra AG juga mendorong keterlibatan kepala desa dan tokoh masyarakat dalam mendukung program pembinaan tersebut. Sinergi berbagai unsur dinilai penting agar kegiatan sosial tidak berhenti pada penyuluhan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Dalam pembahasan itu, Aiptu Candra AG menekankan pentingnya membangun desa melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan menjadi salah satu perhatian karena berkaitan dengan kemandirian warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, program kampung bersinar atau bersih dari narkoba diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga, tokoh agama, pemerintah desa, pemuda, dan aparat keamanan.

“Saya ingin Desa Pandean maju dalam ketahanan pangan, menjadi kampung bersinar atau bersih dari narkoba, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, serta membangun kegiatan pemuda yang positif dan bermanfaat,” ujar Aiptu Candra AG.

Menurutnya, pembinaan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan upaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif. Karena itu, kegiatan sosial dan edukasi hukum perlu melibatkan berbagai unsur masyarakat agar pesan pencegahan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan generasi muda juga menjadi salah satu perhatian dalam silaturahmi tersebut. Pemuda diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan desa.

Kegiatan positif dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperkuat solidaritas, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan. Keterlibatan pemuda juga penting dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyebarkan edukasi mengenai bahaya narkoba.

Aiptu Candra AG berharap tokoh agama dapat membantu menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat melalui pendekatan yang komunikatif dan sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga keamanan, menjauhi narkoba, dan menghindari tindakan yang melanggar hukum.

Silaturahmi di Padepokan Al Hikmah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat Desa Pandean. Ke depan, sinergi dengan tokoh agama, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Desa Pandean diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, menciptakan lingkungan bersih dari narkoba, dan mendorong pemuda menjadi bagian penting dalam pembangunan desa. Keberhasilan upaya tersebut membutuhkan partisipasi seluruh warga agar keamanan, kesejahteraan, dan kehidupan sosial yang harmonis dapat tumbuh bersama. (Basir)

Lebih baru Lebih lama