Bangkalan, Seputarperistiwanews.com — Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan konsistensi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah, Bupati Bangkalan bersama Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan menyerahkan piagam penghargaan dan lencana kepada para pendonor darah sukarela yang telah mencapai 50 kali. Penganugerahan tersebut berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan, Rabu (7/10/2026).
Sebanyak 51 pendonor darah sukarela menerima penghargaan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka yang secara konsisten mendonorkan darah hingga mencapai sedikitnya 50 kali. Para penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari tenaga kesehatan, aparatur sipil negara, karyawan swasta, pendidik, hingga masyarakat umum.
Berdasarkan data penerima penghargaan, sejumlah pendonor bahkan telah melampaui 50 kali donor darah. Konsistensi tersebut terlihat dari Eka Yulidandi yang telah mencapai 58 kali donor, Herman Susilo 64 kali, Franky Tejonegoro 78 kali, Pribanus Wantara 77 kali, Sonhaji 82 kali, Ach. Siddik 124 kali, Siti Maryam 99 kali, Naho’i 76 kali, Akhmad Azisun Hamid 61 kali, serta M. Hasinuddin 55 kali.
Pencapaian tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan donor darah telah menjadi bagian dari kepedulian sosial yang dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat Bangkalan. Tidak hanya memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, keterlibatan pendonor sukarela juga turut mendukung keberlangsungan pelayanan transfusi darah di daerah Bangkalan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far, Ketua PMI Kabupaten Bangkalan Sa’ad Asj’ari, serta jajaran pengurus PMI Kabupaten Bangkalan.
Ketua PMI Kabupaten Bangkalan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor darah sukarela yang telah berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk sederhana namun memiliki dampak besar karena setetes darah yang diberikan dapat menjadi harapan bahkan menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendonor yang telah dengan sukarela menyumbangkan darahnya. Setetes darah yang kita berikan mungkin sederhana bagi kita, tetapi dapat menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan nyawa bagi saudara kita yang membutuhkan.” ujar Sa’ad.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Donor Darah Sukarela (DDS) merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. PMI Kabupaten Bangkalan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan ketersediaan darah yang aman dan mencukupi, sekaligus mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari kebiasaan hidup yang positif.
“Kegiatan Donor Darah Sukarela atau DDS merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. PMI berkomitmen untuk terus meningkatkan ketersediaan darah yang aman dan mencukupi bagi masyarakat, sekaligus mengajak semakin banyak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kebiasaan hidup yang positif. Sehingga atas kepedulian itu kami menyematkan penghargaan pada pahlawan kemanusiaan ini.” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far yang hadir mewakili Bupati Bangkalan yang berhalangan hadir, menyampaikan apresiasi, penghargaan, dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada para pendonor yang telah dengan tulus dan sukarela mendonorkan darahnya hingga mencapai 50 kali.
Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendonor yang telah menunjukkan kepedulian dan konsistensi dengan mendonorkan darah secara sukarela hingga mencapai 50 kali. Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan semangat kemanusiaan yang terus dijaga oleh para pendonor dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Bangkalan, saya menyampaikan apresiasi, penghargaan, dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada para pendonor darah yang telah dengan tulus dan sukarela mendonorkan darahnya hingga mencapai 50 kali.” ungkap Fauzan
“Lima puluh kali donor darah bukanlah sebuah pencapaian yang sederhana. Di balik setiap tetes darah yang disumbangkan, terdapat kepedulian, keikhlasan, konsistensi, dan semangat kemanusiaan yang luar biasa.” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan bahwa donor darah secara sukarela memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Meskipun proses pengambilan darah hanya membutuhkan waktu beberapa menit, darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan kehidupan pasien yang membutuhkan transfusi, korban kecelakaan, ibu yang mengalami komplikasi persalinan, hingga pasien yang tengah menjalani pengobatan.
“Darah yang Bapak dan Ibu sumbangkan mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk diambil, tetapi manfaatnya dapat menjadi sangat besar bagi kehidupan seseorang. Darah tersebut dapat membantu pasien yang m.embutuhkan transfusi, korban kecelakaan, ibu yang mengalami komplikasi persalinan, maupun saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan penyakit.” Jelasnya
Selain memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela, PMI Kabupaten Bangkalan juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah penggiat donor darah yang selama ini turut berperan dalam mendukung kegiatan donor darah di Kabupaten Bangkalan.
Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada Puskesmas Geger, Puskesmas Blega, Puskesmas Sepulu, PT Adiluhung Seranasegara Indonesia, Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan, PUDAM Sejahtera, BKPSDM, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Noor Huda Mustofa, serta STKIP PGRI Bangkalan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi PMI Kabupaten Bangkalan atas dukungan dan kontribusi berbagai instansi serta lembaga dalam menggerakkan kegiatan donor darah. Keterlibatan para penggiat donor darah dinilai turut membantu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi PMI Kabupaten Bangkalan, pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kesediaan para pendonor untuk terus berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Konsistensi mereka juga diharapkan dapat memberikan dorongan bagi masyarakat lain untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara rutin.
Penghargaan donor darah 50 kali ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemanusiaan di Kabupaten Bangkalan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang bersedia menjadi pendonor sukarela, kebutuhan darah bagi pasien diharapkan dapat lebih terbantu dan ketersediaan stok darah dapat terus terjaga. (Hafiidh)
