Usai Beribadah, Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis PMI di Gereja

Ende (NTT), Seputarperistiwanews.com — Usai mengikuti ibadah, sejumlah warga memanfaatkan kehadiran layanan kesehatan gratis Palang Merah Indonesia (PMI) di salah satu gereja di Kabupaten Ende, Minggu (20/9/2026). Layanan ini menjadi upaya PMI mendekatkan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat di tengah proses pemulihan pascagempa Flores.

52 warga memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan berbagai keluhan kesehatan. Tim medis menemukan sejumlah kondisi, mulai dari hipertensi, infeksi saluran pernapasan, nyeri otot, gangguan lambung, hingga diabetes.

Salah satu penerima manfaat, Theodorus Laka (75), datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Dari hasil pemeriksaan, ia diketahui mengalami hipertensi dan asam urat, serta mengeluhkan sakit pada bagian pinggang.

Theodorus mengaku merasa terbantu setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis dari PMI. Selain mengetahui kondisi kesehatannya, ia juga mendapatkan arahan dari tenaga medis mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan.

“Senang bisa diperiksa, apalagi gratis. Jadi bisa tahu kondisi kesehatan dan keluhan yang saya rasakan juga bisa diperiksa dan diberikan obat,” ujar Theodorus.

Dokter PMI Kota Makassar, dr. Muhammad Nur Alamsyah Rajab, mengatakan pola makan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki hipertensi, asam urat maupun kolesterol.

“Untuk hipertensi, makanan tinggi garam perlu dikurangi. Kemudian untuk asam urat dan kolesterol, makanan tinggi lemak, santan, dan gorengan juga sebaiknya dikurangi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga aktivitas fisik dengan berolahraga secara teratur serta mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Sementara itu, Faizal Burhanuddin, Pendamping Korlap PMI Kabupaten Ende, mengatakan gereja menjadi salah satu titik pelayanan karena merupakan tempat masyarakat berkumpul. Dengan mendatangi titik-titik seperti ini, PMI dapat lebih mudah menjangkau warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Setelah masyarakat selesai beribadah, kami manfaatkan momen ini untuk memberikan layanan kesehatan. Karena masyarakat sudah berkumpul, kami bisa lebih mudah menjangkau mereka,” ujar Faizal.

Menurutnya, dalam satu pekan terakhir tim PMI terus menyasar sejumlah wilayah yang relatif sulit diakses. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.

“Layanan kesehatan ini berupaya menjangkau wilayah di Kabupaten Ende, khususnya wilayah yang belum terjamah pascagempa. Harapannya, tidak ada masyarakat terdampak gempa Flores yang terlewat dari layanan,” katanya.

Kehadiran layanan kesehatan gratis di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya PMI memastikan warga tetap memiliki akses untuk memeriksakan kondisi kesehatan selama proses pemulihan pascagempa berlangsung. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama