Menjaga Dapur Tetap Mengepul, 150 Paket Sembako untuk Warga Lio Timur

ENDE (NTT), Seputarperistiwanews.com – Satu per satu warga membawa pulang paket sembako dari lokasi penyaluran di Kelurahan Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Selasa (15/9/2026). Bantuan tersebut tidak hanya diterima warga Watuneso, tetapi juga menjangkau masyarakat dari Desa Wolosambi, Desa Woloaro, dan Bu Tanalagu yang sama-sama berada di Kecamatan Lio Timur.

Di tengah proses pemulihan pascabencana, paket berisi kebutuhan pokok itu akan kembali ke rumah-rumah warga dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan paling dasar yaitu memasak dan makan sehari-hari.

Salah satunya Plasidia Nerilami (72), warga Watuneso. Bagi Plasidia, beras dan bahan pangan yang diterimanya akan langsung digunakan untuk kebutuhan dapur. Bantuan tersebut membuatnya tidak perlu terlalu banyak mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan pokok dalam beberapa waktu ke depan.

“Ini nanti untuk makan sehari-hari di rumah. Berasnya untuk masak, begitu juga yang lainnya. Jadi untuk sementara tidak perlu terlalu banyak membeli kebutuhan pokok,” ujar Plasidia.

Sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Lio Timur, meliputi warga Kelurahan Watuneso, Desa Wolosambi, Desa Woloaro, dan Bu Tanalagu. Bantuan tersebut merupakan dukungan Musim Mas Group dan PT Mega Surya Mas (MSM) melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara, yang berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Ende dalam penyalurannya.

Bagi PMI, bantuan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan yang langsung dapat dirasakan masyarakat. Kepala Markas PMI Sumatera Utara, Ade Yudiansyah, mengatakan kebutuhan sehari-hari tetap menjadi perhatian penting ketika masyarakat masih berada dalam masa pemulihan.

“Bantuan ini kami harapkan bisa langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ketika kondisi belum sepenuhnya pulih, kebutuhan pangan tentu menjadi hal yang penting,” kata Ade.

Menurut Ade, dukungan dari para donatur memungkinkan PMI untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan bantuan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga di wilayah terdampak.

Hal senada disampaikan Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, Yohanis Lana Senda. Menurutnya, sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi beban pengeluaran dalam beberapa waktu ke depan.

“Yang paling penting bantuan ini bisa sampai dan digunakan untuk kebutuhan warga. Sembako ini bisa membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, sehingga sebagian pengeluaran rumah tangga bisa sedikit terbantu,” ujar Alland.

Bagi Plasidia, paket yang dibawa pulang hari itu bukan sekadar bantuan. Di dalamnya ada kebutuhan rumah yang bisa dipenuhi beras yang bisa dimasak, bahan makanan yang bisa disiapkan, dan sedikit ruang bagi keluarga untuk mengatur kembali kebutuhan lainnya.

Begitu pula bagi warga dari Wolosambi, Woloaro dan Bu Tanalagu yang menerima bantuan. Paket sembako tersebut menjadi dukungan sederhana untuk menjaga kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi ketika proses pemulihan masih berlangsung.

Di tengah pemulihan yang belum sepenuhnya usai, bantuan pangan menjadi bagian kecil namun berarti bagi warga Kecamatan Lio Timur untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama