PONOROGO, Seputarperistiwanews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), PMI Kabupaten Ponorogo bersama Kodim 0802/Ponorogo memperkuat sinergi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0802/Ponorogo tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketersediaan darah sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Donor darah diikuti oleh personel TNI, PNS, Persit Kartika Chandra Kirana, anggota Polres, serta Bhayangkari.
Melalui kolaborasi tersebut, PMI Kabupaten Ponorogo bersama TNI turut mendorong keterlibatan berbagai unsur dalam memenuhi kebutuhan darah yang menjadi salah satu bagian penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Kasdim 0802/Ponorogo, Mayor Infanteri Agus Budi Cahyono, mengatakan kegiatan donor darah merupakan bagian dari bakti sosial kesehatan yang rutin dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT TNI. Tahun ini, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kepedulian kemanusiaan bersama PMI.
“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI. Selain memperingati hari jadi TNI, kegiatan ini juga menjadi bentuk sumbangsih kepada masyarakat yang membutuhkan darah,” ujarnya.
Kegiatan donor darah menargetkan pengumpulan sekitar 200 kantong darah. Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan sebagai pendonor.
Sinergi PMI dan TNI untuk Kebutuhan Darah Masyarakat
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo periode 2026–2031, Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si., melalui Pengurus Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial PMI Kabupaten Ponorogo, dr. Ahmad Ghufroni, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan darah di Ponorogo.
Menurutnya, kebutuhan darah di Kabupaten Ponorogo mencapai sedikitnya 1.800 kantong setiap bulan. Karena itu, keterlibatan berbagai unsur, termasuk TNI, sangat berarti dalam mendukung keberlangsungan layanan darah bagi masyarakat.
“Kegiatan donor darah seperti ini merupakan wujud nyata sinergi kemanusiaan antara PMI dan TNI. Setiap kantong darah yang terkumpul menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat dan mendukung pelayanan kesehatan di Ponorogo,” kata dr. Ahmad Ghufroni.
Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga ketersediaan stok darah dapat tetap terjaga, termasuk ketika terjadi peningkatan kebutuhan pada kondisi tertentu.
Selain memenuhi kebutuhan rutin rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, ketersediaan stok darah juga diperlukan untuk mengantisipasi kebutuhan pasien dalam berbagai kondisi yang membutuhkan transfusi darah.
Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan
Peringatan HUT ke-81 PMI menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat kemanusiaan melalui aksi nyata. Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela.
Salah satu peserta donor darah, Serma Agus Sukoco dari Koramil 0802/14 Sawoo, mengaku senang dapat kembali berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
“Saya berharap kegiatan donor darah yang digelar dalam rangka HUT TNI dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui ketersediaan stok darah,” ujarnya.
Bagi PMI Kabupaten Ponorogo, kolaborasi bersama TNI dalam momentum HUT ke-81 kedua institusi tersebut menunjukkan bahwa semangat pengabdian dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Sinergi PMI, TNI, tenaga kesehatan, serta masyarakat diharapkan terus tumbuh menjadi gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan. Sebab, di balik setiap kantong darah yang terkumpul, terdapat harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.
“Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga semangat TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur terus berjalan beriringan dengan semangat kemanusiaan PMI untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup dr. Ahmad Ghufroni. (Hafiidh)
