Banyuwangi, Seputarperistiwanews.com - Dalam rangka menekan angka pengangguran dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, PMI Kabupaten Banyuwangi dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan program Pelatihan Barbershop Gratis.
Program ini dirancang khusus untuk membekali masyarakat utamanya Relawan PMI dan Disabilitas dengan keterampilan pangkas rambut profesional yang siap kerja maupun siap berwirausaha secara mandiri.
Pelatihan tanpa biaya ini menghadirkan para instruktur dan praktisi cukur rambut berpengalaman dari Sekolah Barber Yogyakarta dan Mubarok Barbershop Banyuwangi.
Selama program berlangsung, para peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari teknik dasar penggunaan alat cukur modern, tren model rambut terkini, standar pelayanan pelanggan (customer service), hingga manajemen pengelolaan usaha barbershop.
Ketua Panitia kegiatan Dra. Nuriyatus Sholiha, M.Pd. menyampaikan tujuan utama pelatihan ini adalah turut berkontribusi meningkatkan indeks pembangunan manusia dengan mengurangi pengangguran melalui mendorong wirausaha mandiri.
Tujuan khusus pelatihan membekali peserta dengan keterampilan tehnik mencukur rambut, kesiapan kerja dan kemandirian ekonomi.
Harapannya peserta mempunyai keterampilan secara profesional, mandiri secara ekonomi, serta mampu membuka usaha pangkas rambut sendiri atau bekerja di salon.
Beliau juga menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program peningkatan keterampilan ini sangat tinggi dari target 15 orang, sebanyak 37 orang yang mendaftar dengan komposisi 4 orang peserta dari unsur disabilitas, 6 orang peserta unsur umum 5 orang peserta unsur relawan PMI.
Pelaksanaan kegiatan 3 hari mulai tanggal 28 - 30 Juli 2026 bertempat di Aula PMI Kab. Banyuwangi.
Fasilitas yang diterima oleh peserta Peralatan dasar mencukur, materi intensif teori dan praktik dari nara sumber profesional, modul belajar, dan Sertifikat resmi kelulusan.
Sebagai bentuk mengasah kemampuan nyata, para peserta juga mengadakan sesi praktek berupa layanan pangkas rambut gratis bagi model yang dibawa sendiri oleh peserta dan juga ada yang dari warga sekitar.
Salah satu peserta Rudi Hartono teman disabilitas dari Desa Bagorejo Kecamatan Srono menyampaikan beliau sangat senang mengikuti Pelatihan Barbershop ini, bisa mendapat peluang usaha dan kemandirian, harapannya menambah skill melalui keahlian praktis dan semoga bisa menginspirasi sesama teman disabilitas. Tidak hanya mampu terserap di dunia kerja, tetapi kita juga percaya diri membangun usaha mandiri yang produktif. (Hafiidh)



