465 Peserta Meriahkan Jumpa Karya Prestasi PMR se-Jawa Timur di Ponorogo, Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Berjiwa Kemanusiaan

PONOROGO, Seputarperistiwanews.com – Sebanyak 465 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur menunjukkan semangat kompetisi, kreativitas, dan kepedulian kemanusiaan dalam ajang Jumpa Karya Prestasi (JKP) PMR se-Jawa Timur yang digelar di SMAN 2 Ponorogo pada 25–26 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti 18 tim PMR Madya, 18 tim PMR Wira, dan 35 peserta PMR Mandiri ini menjadi wadah strategis untuk mengembangkan kompetensi anggota PMR sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan di sekolah maupun PMI kabupaten/kota.

Kepala SMAN 2 Ponorogo, Mursid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa selama mengikuti rangkaian kegiatan.

"Selama dua hari berkarya di SMAN 2 Ponorogo, para peserta menunjukkan semangat yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah kami karena dapat ikut bertanggung jawab menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan keahlian yang akan menjadi bekal ketika mereka lulus dari jenjang SMP maupun SMA," ujar Mursid.

Sementara itu, SDM PMI Kabupaten Ponorogo, Irfan Indra Saputra, menjelaskan bahwa Jumpa Karya Prestasi merupakan salah satu media evaluasi pembinaan PMR yang selama ini dilaksanakan di sekolah maupun PMI di tingkat kabupaten dan kota.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengukur kemampuan, kreativitas, pengetahuan, serta keterampilan anggota PMR. Selain itu, JKP juga memperkuat silaturahmi, memperluas wawasan, dan menjadi ruang berbagi pengalaman antaranggota PMR dari seluruh Jawa Timur.

Berbagai kompetisi digelar untuk menguji kemampuan peserta. Pada kategori Traveling, peserta mengikuti materi Gerakan Kepalangmerahan, Kesehatan Remaja, Kesiapsiagaan Bencana, Sanitasi Kesehatan, Donor Darah Siswa, Pertolongan Pertama, hingga Kepemimpinan.

Adapun pada kategori Non-Traveling, peserta berkompetisi dalam Simulasi Pertolongan Pertama, Cerdas Tangkas, Duta Answer Box, Presentasi Journal Activity, Unjuk Bakat, serta pemilihan Duta Remaja Sehat 2026 yang ditutup dengan Grand Final Duta Remaja Sehat, Lentera Night Show, serta upacara penutupan dan pengumuman pemenang.

Pada penghujung kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kemampuan, dan inovasi yang ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.

SMP Negeri 1 Ponorogo berhasil meraih predikat Terbaik Umum PMR Madya, sedangkan SMA Negeri 3 Ponorogo dinobatkan sebagai Terbaik Umum PMR Wira.

Prestasi tersebut menjadi cerminan keberhasilan pembinaan PMR di lingkungan sekolah sekaligus diharapkan mampu memotivasi sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial melalui kegiatan kepalangmerahan.

Melalui penyelenggaraan Jumpa Karya Prestasi PMR se-Jawa Timur 2026, PMI berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, keterampilan hidup, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi kemanusiaan sesuai dengan prinsip-prinsip Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama