JOMBANG, Seputarperistiwanews.com — Seorang kakek bernama Mucksin (70), warga Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menjadi korban penganiayaan saat sedang mencari rumput untuk pakan ternak, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Peristiwa itu terjadi di lahan kosong di Dusun Kalangan Wetan dan melibatkan seorang pemuda berinisial M. Tomi Irfan (20), warga Kediri.
Pelaku Diduga Mencurigakan Sebelum Menghampiri Korban
Saksi mata, Tia (30), yang menyaksikan kejadian tersebut, menjelaskan bahwa sebelum peristiwa penganiayaan terjadi, pelaku terlihat berjalan dari arah barat dengan gerak-gerik yang mencurigakan.
“Pelaku terlihat berjalan sambil tersenyum sendiri, lalu tiba-tiba menghampiri Pak Mucksin yang sedang mencari rumput,” ujar Tia.
Tia menambahkan bahwa pelaku langsung menyerang korban dengan pukulan keras yang mengenai bagian kepala. Setelah itu, pelaku meninggalkan tempat kejadian tanpa menunjukkan rasa penyesalan. Warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Terus Selidiki Kasus
Korban yang mengalami luka di bagian kepala langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan dan mengamankan lokasi kejadian untuk mencari bukti lebih lanjut.
Kasus ini mengejutkan warga setempat, mengingat usia korban yang sudah lanjut dan tidak diketahui alasan pasti pelaku melakukan tindakan kekerasan tersebut. Polisi masih mendalami motif dibalik penganiayaan yang dilakukan oleh M. Tomi Irfan, yang hingga saat ini masih buron.
Polisi Minta Warga Waspada, Harap Segera Laporkan Kejadian Serupa
Kapolsek Perak, AKP Heru Santoso, mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada terhadap tindakan kekerasan yang tidak dapat diprediksi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui kejadian yang mencurigakan atau adanya perilaku yang tidak wajar di sekitar lingkungan mereka," ujarnya.
Kasus penganiayaan ini menjadi perhatian publik karena kejadian tersebut menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dan kepedulian antar sesama, terutama di desa-desa yang jauh dari keramaian.
Polisi berharap bisa segera menangkap pelaku dan mengungkap motif dibalik aksi tersebut.
(Fandi)
