Puncaknya, pada Selasa malam (24/3), banjir besar melanda dengan kondisi yang cukup parah dan meluas. Debit air yang meningkat drastis membuat permukiman warga terendam, memaksa pemerintah setempat bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Aktivitas di Shelter Kalirejo terus berlangsung tanpa henti. Dapur Umum (DU) dibuka untuk menyiapkan bantuan logistik berupa nasi bungkus yang akan disalurkan kepada warga terdampak. Sejumlah relawan dan unsur gabungan turut terlibat dalam proses memasak hingga distribusi.
Lutfianti, S.E., bersama tiga pilar juga turun langsung ke lapangan untuk membagikan nasi bungkus kepada warga di titik-titik terdampak. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara merata.
Lutfianti mengatakan, kondisi banjir kali ini memang cukup berat dan membutuhkan kerja sama semua pihak. “Kami bersama tiga pilar terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Semoga kondisi segera membaik dan warga tetap diberi kekuatan menghadapi situasi ini,” pungkasnya
ARYA

