Banjir Rendam 11 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, 21.145 Jiwa Terdampak—Dapur Umum BPBD Bergerak Cepat Salurkan Nasi Bungkus


Pasuruan, Seputarperistiwanews.com — Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan berdampak luas terhadap masyarakat. Berdasarkan data terbaru hasil asesmen Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan, tercatat sebanyak ±6.650 kepala keluarga (KK) atau total 21.145 jiwa terdampak yang tersebar di 11 kecamatan. Rabu (25/3)

Sejumlah wilayah dengan dampak signifikan di antaranya Kecamatan Gempol, Beji, dan Bangil. Ketiga kecamatan tersebut kini menjadi prioritas penanganan di wilayah barat, termasuk dalam cakupan distribusi bantuan dari Shelter BPBD yang berlokasi di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil.

Sebagai bentuk respon cepat, tim BPBD Kabupaten Pasuruan melalui dapur umum di Shelter Kalirejo terus bergerak menyiapkan bantuan logistik berupa makanan nasi bungkus. Sejak pagi hari, unsur gabungan yang terdiri dari BPBD, PMI, KORAMIL, POLRES, POLSEK, perangkat Kelurahan Kalirejo, perangkat Kelurahan Kalianyar, perangkat Desa Tambakan, Karang Taruna Kalirejo, serta relawan bahu-membahu memproduksi nasi bungkus dalam jumlah besar. Bantuan tersebut segera didistribusikan kepada warga terdampak di sejumlah titik, meliputi wilayah Tanjung (Kecamatan Gempol), Kedungringin (Kecamatan Beji), serta Tambakan, Kalianyar, Kalirejo, dan Masangan di Kecamatan Bangil, guna memastikan kebutuhan konsumsi warga tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat banjir.

Kegiatan di dapur umum berlangsung tanpa henti, mulai dari proses memasak hingga pengemasan dan distribusi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga, khususnya konsumsi harian, tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Pasuruan bersama relawan dan pihak terkait terus memaksimalkan upaya penanganan serta pemenuhan kebutuhan bagi para korban terdampak banjir. Monitoring dan pendataan juga masih berlangsung guna memastikan seluruh warga yang membutuhkan dapat terjangkau bantuan secara merata.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.


ARYA

Lebih baru Lebih lama