Layanan PMI Menjangkau SLB Floresta, Bantuan hingga Dukungan Psikososial untuk Anak

SIKKA (NTT), Seputarperistiwanews.com – Dukungan bagi warga terdampak gempa terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kali ini, layanan kemanusiaan menyasar lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) Floresta, Kecamatan Alok, dengan menghadirkan bantuan sekaligus layanan kesehatan dan dukungan psikososial. Rabu, 16 September 2026.

Sebanyak 155 orang menerima bantuan yang disalurkan PMI dengan dukungan Musim Mas Group dan PT. Mega Surya Mas (MSM). Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung aktivitas warga di tengah masa pemulihan pascagempa.

Tak hanya bantuan, PMI juga menghadirkan layanan kesehatan bagi 50 orang. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan warga yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan secara langsung tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat mereka beraktivitas.

Sementara itu, 70 orang mengikuti kegiatan dukungan psikososial. Kegiatan ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain, berinteraksi, dan mengekspresikan diri dalam suasana yang aman dan menyenangkan.

Koordinator Posko PMI Sikka, Oktafianus Aryo, mengatakan pelayanan di SLB Floresta dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh.

“Bantuan tidak hanya berupa barang. Kami juga melihat kebutuhan kesehatan dan psikososial, terutama bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan ruang yang aman untuk beraktivitas dan berinteraksi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan 9 personel PMI Provinsi Sumatera Utara dan 10 personel PMI Kabupaten Sikka. Kolaborasi tim dilakukan mulai dari distribusi bantuan hingga pelaksanaan layanan kesehatan dan dukungan psikososial.

Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Utara, Ade Yudiansyah, mengatakan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan.

“Dukungan dari Musim Mas Group dan PT. Mega Surya Mas memungkinkan bantuan dan layanan ini menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kami berupaya agar setiap dukungan yang diberikan dapat diterjemahkan menjadi layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ade.

Pelayanan di SLB Floresta menjadi salah satu bentuk respons PMI yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memperhatikan kesehatan serta kondisi psikososial masyarakat dalam proses pemulihan. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama