50 Siswa PMR MAN 1 Kota Probolinggo Kunjungi PMI, Pelajari Rantai Pengelolaan Darah

PROBOLINGGO, Seputarperistiwanews.com — Sebanyak 50 siswa anggota Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Kota Probolinggo turun langsung ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo, Selasa (8/9/2026). Kunjungan edukasi tersebut membuka wawasan pelajar tentang operasional kepalangmerahan sekaligus proses pengelolaan darah sebelum digunakan untuk kebutuhan pasien.

Didampingi tiga guru pembina, rombongan tiba sekitar pukul 13.30 WIB dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga pukul 16.00 WIB. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja berkala ekstrakurikuler PMR MAN 1 Kota Probolinggo.

Sekretaris Pengurus PMI Kota Probolinggo, Endar Setyo Wahyuni, S.Hut., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan langsung ke fasilitas PMI dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk memahami kerja-kerja kemanusiaan secara lebih nyata.

“Kami sangat senang dan menyambut baik kedatangan adik-adik PMR MAN 1 Kota Probolinggo. Semoga melalui kunjungan ini, para siswa dapat meraup ilmu sebanyak-banyaknya mengenai operasional kepalangmerahan dan tata kelola darah secara komprehensif,” ujar Endar.

Para siswa kemudian diajak melihat sejumlah fasilitas pelayanan PMI Kota Probolinggo, mulai dari markas, Klinik PMI hingga ruang operasional Unit Donor Darah (UDD).

Di lokasi UDD, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pelayanan darah, mulai dari pendaftaran donor, pengambilan sampel, pengolahan, penyimpanan, hingga pemeriksaan dan pencocokan darah sebelum didistribusikan kepada pasien.

Pembina PMR MAN 1 Kota Probolinggo, Sasmira Nur Hidayah, S.Pd., mengatakan pengalaman tersebut penting bagi siswa agar memahami bahwa pelayanan PMI memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan donor darah.

“Kami sangat senang dapat menyaksikan langsung rangkaian proses donor darah dalam kunjungan tersebut. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi siswa bahwa tugas PMI tidak hanya terbatas pada kegiatan donor darah semata, melainkan mencakup berbagai layanan kepalangmerahan lainnya,” kata Sasmira.

Kesan positif juga disampaikan peserta. Abdul Latif mengaku terkesan dengan sambutan dan pelayanan petugas PMI selama kegiatan berlangsung.

“Kami disambut dengan baik dan dilayani secara ramah oleh petugas PMI selama kegiatan berlangsung. Harapan kami PMI Kota Probolinggo dapat terus berjalan lebih baik dan semakin maju ke depannya,” ujarnya.

Sementara Saiful Anam menilai kunjungan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai ketelitian dalam pengelolaan darah.

“Kunjungan ini membuat kami memahami betapa telitinya prosedur pengolahan darah sebelum diberikan kepada pasien,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, pihak MAN 1 Kota Probolinggo berkomitmen menjadikan kunjungan ke fasilitas PMI sebagai agenda tahunan wajib bagi anggota PMR. Program tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan edukasi kepalangmerahan, khususnya pemahaman mengenai donor dan pelayanan darah, di kalangan pelajar. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama