125 Siswa SD Negeri 2 Ambon Ikuti Edukasi SPAB melalui Permainan Ular Tangga Raksasa

Ambon, Seputarperistiwanews.com – Sebanyak 125 siswa baru SD Negeri 2 Ambon mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipadukan dengan edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Negeri 2 Ambon ini difasilitasi oleh 6 orang dari PMI Provinsi Maluku bersama 2 orang dari Forum Risiko Bencana (FRB). (Rabu, 15/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi kesiapsiagaan bencana melalui metode pembelajaran yang interaktif menggunakan permainan ular tangga raksasa bertema kebencanaan. Melalui media permainan ini, siswa belajar mengenali berbagai potensi bencana, memahami langkah-langkah penyelamatan diri, serta mempraktikkan tindakan yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

Setiap kotak pada papan permainan berisi materi, pertanyaan, hingga simulasi yang harus dijawab dan diperagakan oleh peserta. Pendekatan belajar sambil bermain ini membuat suasana kegiatan menjadi lebih menyenangkan sehingga materi kesiapsiagaan bencana lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Sekretaris PMI Provinsi Maluku, Herry Latuheru, mengatakan bahwa edukasi kesiapsiagaan bencana perlu diberikan sejak usia dini agar anak-anak memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk melindungi diri ketika terjadi bencana.

"Melalui kegiatan SPAB yang dikemas secara menarik dan interaktif, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah penyelamatan diri dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan membangun budaya kesiapsiagaan bagi seluruh warganya," ujar Herry.

Tim fasilitator dari PMI Provinsi Maluku dan Forum Risiko Bencana (FRB) secara bergantian mendampingi siswa selama permainan berlangsung. Selain memberikan materi, mereka juga mengajak peserta berdiskusi dan mempraktikkan prosedur keselamatan sebagai bagian dari pembelajaran.

Melalui kegiatan SPAB yang menjadi bagian dari rangkaian MPLS ini, diharapkan seluruh peserta didik baru SD Negeri 2 Ambon mampu membangun budaya sadar risiko bencana sejak dini. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, para siswa diharapkan menjadi generasi yang lebih tangguh, siap menghadapi berbagai potensi bencana, serta mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama