Musyawarah Kerja Cabang GP Ansor Bangil Bahas Program Strategis Organisasi

Pasuruan, Seputarperistiwanews.com – Musyawarah Kerja Cabang GP Ansor Bangil Masa Khidmat 2024–2028 resmi digelar di kawasan Baung Canyon, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mulai Sabtu (27/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi forum penyusunan arah kebijakan organisasi sekaligus penyepakatan program kerja yang akan dijalankan seluruh jajaran GP Ansor Bangil selama masa khidmat 2024–2028.

Musyawarah kerja tersebut melibatkan seluruh unsur organisasi di bawah naungan Pimpinan Cabang GP Ansor Bangil, mulai dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Rijalul Ansor, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), hingga bidang-bidang lainnya. Seluruh peserta mengikuti agenda untuk merumuskan langkah strategis demi memperkuat organisasi yang mandiri, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana alam terbuka di Baung Canyon. Konsep tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan sekaligus menghadirkan ruang refleksi melalui tadabur alam di tengah suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Pembukaan Diwarnai Semangat Kebangsaan dan Keorganisasian

Acara pembukaan dimulai pukul 14.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Subhanul Muslimin, Ya Lal Wathon, Mars GP Ansor, dan Mars Banser. Rangkaian tersebut menjadi simbol semangat kebangsaan, kecintaan terhadap tanah air, serta komitmen menjaga nilai-nilai organisasi.

Pembukaan Musyawarah Kerja Cabang dihadiri Ketua GP Ansor Cabang Bangil Abdul Rojak, SE, beserta jajaran pengurus harian. Turut hadir Ketua Rijalul Ansor Gus Miftahul Huda beserta pengurus, Ketua LBH GP Ansor H. Ahmad Soim, SH., MH., Ketua Satkorcab Banser Nanang Supriyanto, S.Pd., bersama jajaran, serta para pengurus dari berbagai bidang.

Ketua GP Ansor Bangil, Abdul Rojak, menyampaikan bahwa pelaksanaan musyawarah di alam terbuka menjadi bagian dari upaya membangun kekompakan sekaligus memperkuat hubungan emosional antaranggota organisasi.

"Kegiatan ini penuh kesederhanaan, menyatu dengan alam, bahagia bersama dalam suasana yang sepi jauh dari keramaian, sehingga seluruh peserta dapat merasakan keheningan alam sebagai media refleksi," ujarnya.

Fokus Susun Program dan Penguatan Organisasi

Selain menjadi forum evaluasi organisasi, Musyawarah Kerja Cabang juga menghadirkan dialog kebangsaan yang membahas tantangan kebangsaan serta peran strategis GP Ansor dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebhinekaan.

Seluruh peserta kemudian menyusun program kerja yang akan menjadi pedoman organisasi selama masa khidmat. Program-program tersebut dirancang agar mampu menjawab kebutuhan kader sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Abdul Rojak berharap seluruh program yang telah dirancang dapat dijalankan secara konsisten sesuai hasil keputusan musyawarah. Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga keharmonisan organisasi, aktif dalam setiap kegiatan, serta mampu beradaptasi menghadapi berbagai perubahan.

"Semua jajaran Ansor harus mampu beradaptasi dengan segala keadaan, menjaga keharmonisan organisasi, tetap aktif, dan menghidupkan organisasi melalui program-program yang telah disepakati," katanya.

Dalam Musyawarah Kerja Cabang tersebut, peserta dibagi ke dalam lima komisi yang membahas bidang masing-masing. Komisi A membahas Ke-Ansoran, Komisi B membahas Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS), Komisi C membahas Kebanseran, Komisi D membahas Lembaga Bantuan Hukum (LBH), sedangkan Komisi E membahas berbagai bidang lingkungan dan program pendukung lainnya.

Setelah melalui pembahasan dan diskusi, hasil sidang pleno Komisi A hingga Komisi E disahkan serta disepakati secara mufakat oleh seluruh peserta pada Sabtu (27/6/2026). Pengesahan tersebut dipimpin oleh Gus Salam sebagai pimpinan sidang.

Seluruh peserta berharap keputusan yang telah disahkan mampu menjadi landasan kuat dalam menjalankan roda organisasi serta memberikan manfaat bagi seluruh jajaran GP Ansor, Banser, Rijalul Ansor, MDS, maupun LBH di lingkungan Pimpinan Cabang GP Ansor Bangil.

Acara pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Rijalul Ansor, Gus Miftahul Huda. Doa tersebut menjadi penutup rangkaian pembukaan sekaligus harapan agar seluruh agenda Musyawarah Kerja Cabang berlangsung lancar hingga selesai.

Pada malam harinya, peserta mengikuti kegiatan inaugurasi dan malam keakraban yang dikemas melalui api unggun sebagai sarana mempererat persaudaraan antarkader. Sementara pada Minggu (28/6/2026), kegiatan dilanjutkan dengan senam kebugaran serta susur sungai dalam rangka tadabur alam.

Musyawarah Kerja Cabang GP Ansor Bangil diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan sinergi antarlembaga, serta menghasilkan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan kader dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, hasil musyawarah ini diharapkan dapat memperkuat peran GP Ansor Bangil sebagai organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama yang aktif, adaptif, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(Basir)

Lebih baru Lebih lama