Surabaya, Seputarperistiwanews.com – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal begitu terasa di Kampung Ngesong, Dukuh Kupang RW 06, Surabaya. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Malam Tasyakuran Kampung pada Jumat 26 Juni 2026, yang dipadukan dengan tradisi Sedekah Bumi serta peringatan Tahun Baru Islam 10 Muharam 1448 Hijriah.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan masyarakat tersebut dihadiri Camat Dukuh Pakis Anita HOS, Lurah Dukuh Kupang Fahmi Adriansyah, Ketua RW 06 Iswanto, jajaran Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen warga yang memenuhi lokasi acara sejak malam hari.
Malam tasyakuran diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, kesehatan, keselamatan, dan rezeki. Tradisi Sedekah Bumi yang telah diwariskan secara turun-temurun kembali menjadi simbol rasa syukur masyarakat sekaligus komitmen menjaga nilai-nilai budaya, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan perkotaan.
Dalam sambutannya, Lurah Dukuh Kupang, Fahmi Adriansyah, memberikan apresiasi atas kekompakan warga RW 06 yang terus menjaga tradisi serta semangat gotong royong. Menurutnya, kekuatan sebuah kampung lahir dari masyarakat yang saling peduli dan aktif membangun lingkungannya.
Senada dengan itu, Camat Dukuh Pakis, Anita HOS, menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan selaras dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Ia berharap tradisi seperti ini terus dipertahankan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat harmonisasi antara pemerintah dengan masyarakat.
Ketua RW 06, Iswanto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga yang telah bergotong royong menyukseskan acara. Ia menegaskan bahwa Malam Tasyakuran Kampung merupakan momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta membangun rasa memiliki terhadap lingkungan.
Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat. Selain doa bersama, warga disuguhi hiburan rakyat yang menjadi ruang kebersamaan lintas generasi. Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi menjadi bukti bahwa tradisi Sedekah Bumi dan peringatan Tahun Baru Islam masih hidup dan mendapat tempat di hati warga Kampung Ngesong.
Melalui peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah yang dikemas dalam Malam Tasyakuran Kampung dan Sedekah Bumi ini, masyarakat RW 06 Dukuh Kupang berharap keberkahan, keamanan, serta semangat gotong royong terus mengakar, menjadikan Kampung Ngesong sebagai lingkungan yang religius, harmonis, dan semakin maju. (Aditya)

