SURABAYA, Seputarperistiwanews.com –Jajaran Ansor Banser Kecamatan Wonokromo turut menghadiri kegiatan Suroan bersama paguyuban dan padepokan spiritual se-Surabaya yang diselenggarakan di kawasan Pesarean Ki Ageng Pengging, Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan sebagai bagian dari tradisi menyambut datangnya bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Acara dihadiri oleh berbagai paguyuban, komunitas budaya, serta padepokan spiritual dari berbagai wilayah di Surabaya. Kehadiran Ansor Banser Kecamatan Wonokromo menjadi wujud komitmen dalam menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta merawat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah keberagaman masyarakat.
Salah satu prosesi yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penggantian payung (songsong) Eyang Pengging, yang juga dikenal dengan nama Ki Ageng Kebo Kenanga. Prosesi ini merupakan tradisi yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang dihormati oleh masyarakat setempat dan menjadi bagian dari pelestarian tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ki Ageng Pengging atau Raden Kebo Kenanga merupakan tokoh yang memiliki tempat tersendiri dalam berbagai tradisi dan cerita sejarah di Jawa, meskipun terdapat beragam pandangan mengenai riwayat sejarah maupun lokasi pesareannya.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh rasa hormat. Suasana guyub, rukun, dan saling menghargai tampak mewarnai jalannya acara, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat. (Hendra)

