Pasuruan, Seputaperistiwanews.com — SD Muhammadiyah Bangil menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Senin (4/5)
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk penghormatan terhadap pentingnya pendidikan dalam membangun generasi berkemajuan.
Dalam upacara tersebut, Wahyu Lestari selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan tiga poin penting yang menjadi bekal bagi para siswa dalam menjalani proses pendidikan.
Poin pertama adalah pentingnya manajemen waktu. Siswa diharapkan mampu mengatur waktu dengan baik, khususnya dalam hal belajar dengan rajin dan konsisten. “Kesuksesan tidak lepas dari bagaimana kita menghargai waktu dan menggunakannya secara optimal,” ujarnya.
Poin kedua menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan sunnah. Ia mengajak siswa untuk membangun kebiasaan ibadah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam meraih keberkahan ilmu dan kehidupan.
Sementara poin ketiga adalah memotivasi diri serta memiliki keinginan dan target pencapaian yang besar. Menurutnya, semangat untuk meraih cita-cita harus terus dipupuk sejak dini agar siswa memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam belajar.
Hal menarik dari pelaksanaan upacara kali ini adalah adanya sesi refleksi setelah upacara. Salah satu siswa, Ananda Saif dari kelas atas, maju ke depan untuk menyampaikan kembali inti pesan yang disampaikan oleh pembina upacara.
Dengan percaya diri, ia mampu menjelaskan poin-poin tersebut dengan baik, yang sekaligus menunjukkan pemahaman dan keberanian siswa dalam mengungkapkan di depan umum.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa SD Muhammadiyah Bangil tidak hanya menanamkan nilai akademik, tetapi juga membangun karakter, spiritualitas, serta keberanian siswa sebagai bekal menghadapi masa depan. (Reza)
