Peristiwa ini pertama kali terungkap lewat unggahan infobekasi, yang membagikan video berdurasi singkat menunjukkan langit memerah dengan asap hitam tebal yang membumbung tinggi, menunjukkan besarnya api yang melahap area tersebut.
Kebakaran yang dipicu oleh ledakan tersebut menyebabkan warga sekitar panik dan berlarian. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api yang sangat besar dan asap hitam pekat yang tercium hingga jarak cukup jauh.
Sejumlah warga setempat mencoba untuk menjauh dari lokasi demi menghindari bahaya yang ditimbulkan akibat ledakan dan api yang tidak terkendali.
Pihak pemadam kebakaran dari Damkar Kota Bekasi segera merespons dengan mengerahkan sejumlah armada untuk memadamkan api.
Namun, Danki A Damkar Kota Bekasi, Rusmanto, dalam wawancaranya menyebutkan bahwa situasi di lokasi masih sangat padat dan kompleks, sehingga mereka belum dapat merinci jumlah armada yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai objek yang terbakar dan penyebab pasti ledakan tersebut.
"Kami masih fokus di lapangan, dan upaya pemadaman api terus dilakukan oleh tim kami," ungkap Rusmanto. Sejumlah petugas terus berjibaku memadamkan api yang belum bisa sepenuhnya dipadamkan. Tim Damkar berharap dapat mengendalikan api sebelum menyebar lebih luas lagi.
Pihak berwenang meminta warga untuk tetap waspada dan menjauh dari lokasi kejadian. "Bagi warga yang berada di sekitar area Cimuning dan Mustikajaya, diimbau untuk tidak mendekat, karena proses pemadaman masih berlangsung," ujar Rusmanto.
Pemerintah setempat juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan ancaman ledakan susulan, mengingat situasi yang masih belum stabil.
Sampai saat ini, penyelidikan terkait insiden ini masih berlangsung, dan petugas akan segera memberikan informasi lebih lanjut setelah api dapat dipadamkan dengan aman. Warga diharap tetap mengikuti perkembangan informasi dari sumber yang resmi. (Fandi)

