Warga Banyuwangi Digegerkan Penganiayaan, Seorang Ibu Kehilangan Nyawa

Banyuwangi, Seputarperistiwanews.com – Kesunyian dini hari di Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, pecah oleh jeritan minta tolong yang mengguncang warga pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Malam yang biasanya tenang berubah mencekam setelah seorang pria berinisial AS (31) diduga menganiaya ibu kandungnya hingga meregang nyawa, serta melukai seorang rekan kerjanya dengan senjata tajam.

Peristiwa memilukan ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar, yang tak pernah menyangka kekerasan berdarah bisa terjadi di lingkungan yang selama ini dikenal guyub dan damai.

Beberapa tetangga mengaku terbangun oleh suara teriakan dari rumah korban. Salah satu saksi segera keluar rumah untuk mencari sumber suara. Betapa terkejutnya ia saat mendapati dua orang telah tergeletak bersimbah darah di halaman rumah.

“Saksi melihat korban sudah tergeletak. Saat hendak mendekat, muncul pelaku dari dalam rumah sambil membawa parang dan pisau. Karena merasa terancam, saksi langsung lari meminta bantuan warga dan anggota Marinir di Pos Lampon,” ujar Kapolsek Pesanggaran, Kompol Maskur.

Warga yang panik memilih menjauh sambil meminta pertolongan, khawatir pelaku masih mengamuk dengan senjata tajam di tangan.

Korban meninggal diketahui berinisial R (55), ibu kandung pelaku. Ia ditemukan dengan luka robek serius di bagian kepala sebelah kanan dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Sementara itu, seorang rekan kerja pelaku asal Bogor, Jawa Barat, mengalami luka bacok parah di bagian tangan hingga menyebabkan beberapa jari putus. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pesanggaran sebelum akhirnya dirujuk ke RS Al Huda Gambiran untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dari keterangan warga dan keluarga, AS diduga mengalami gangguan kejiwaan atau depresi berat. Kondisi mentalnya disebut mulai berubah sejak bercerai dengan istrinya sekitar tiga hingga empat tahun lalu.

Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami apakah faktor kejiwaan menjadi penyebab utama, atau ada motif lain di balik tindakan tersebut.

Pelaku Diamankan, Pemeriksaan Kejiwaan Dilakukan. Petugas dari Polsek Pesanggaran segera mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. Polisi juga menyita barang bukti berupa parang, pisau, dan sebatang kayu yang diduga digunakan dalam penganiayaan.

Saat ini, pelaku ditahan di Mapolsek Pesanggaran dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk visum korban serta dengan Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi guna melakukan observasi kondisi kejiwaan pelaku.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam dan rasa tidak percaya di tengah warga. Lingkungan yang selama ini terasa aman, mendadak berubah menjadi saksi tragedi keluarga yang memilukan. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap latar belakang pasti dari aksi keji tersebut. (Fandi)

Lebih baru Lebih lama