Latihan gabungan ini menjadi bagian dari kunjungan persahabatan antar klub sekaligus sarana meningkatkan kualitas teknik, fisik, dan mental para atlet dayung yang diproyeksikan tampil dalam berbagai kompetisi tingkat daerah maupun provinsi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan KONI Kabupaten Sidoarjo serta mendapat pendampingan dari KONI Kabupaten Pasuruan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet dayung di wilayah setempat.
Lurah Kalianyar, Lutfianti, SE, yang hadir didampingi Nur Cholis dari KONI Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa latihan bersama ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet sekaligus momentum mempererat hubungan antar klub dayung di Jawa Timur.
Menurutnya, melalui latihan gabungan tersebut para atlet dapat saling mengukur kemampuan sekaligus menyusun strategi menghadapi sejumlah kompetisi dayung yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, termasuk event pada bulan April mendatang.
“Ini merupakan kunjungan persahabatan antara Club Antasena Kalianyar dan Club Jenggolo Sidoarjo. Melalui latihan bersama ini diharapkan para atlet dapat saling mengukur kemampuan dan menyusun strategi agar dapat berkompetisi secara optimal pada ajang dayung yang akan datang,” ujar Lutfianti.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dayung dari Sidoarjo yang berpartisipasi dalam latihan gabungan tersebut.
“Kami menyampaikan selamat datang kepada Club Dayung Jenggolo Sidoarjo dalam latihan gabungan di Kalianyar. Terima kasih juga kepada KONI Kabupaten Pasuruan yang senantiasa mendampingi kegiatan pembinaan olahraga di wilayah ini,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, kedua klub diharapkan dapat saling memotivasi serta meningkatkan kualitas atlet, sehingga mampu tampil maksimal dalam menghadapi berbagai ajang kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Porprov 2026 mendatang.
Lebih dari sekadar latihan teknik dan fisik, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi para atlet untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, serta semangat kebersamaan dalam olahraga dayung. Interaksi selama latihan memungkinkan para atlet bertukar pengalaman sekaligus memperkuat rasa persaudaraan yang menjadi fondasi penting dalam pembinaan olahraga.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan lahir atlet-atlet dayung yang tidak hanya berprestasi di arena lomba, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa sportivitas tinggi. Latihan bersama ini pun menjadi langkah positif dalam memperkuat pembinaan olahraga dayung secara berkelanjutan di Jawa Timur.
ARYA
