Indonesia Kehilangan Patriot Sejati: Try Sutrisno Berpulang di Usia 90 Tahun - Selamat Jalan Patriot Sejati

Jakarta, Seputarperistiwanews.com — Segenap bangsa Indonesia kembali diselimuti duka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, berpulang ke rahmatullah pada usia 90 tahun, Senin (2/3/2026) pagi.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, serta diperkuat oleh pernyataan resmi pihak keluarga.

“Atas nama keluarga, kami memohon doa agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kami juga memohon maaf atas segala kekhilafan beliau semasa hidup,” ujar perwakilan keluarga dalam keterangan tertulisnya.

Jenazah almarhum dimandikan di RSPAD sebelum disemayamkan di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Jejak Pengabdian Seorang Prajurit dan Negarawan

Lahir di Surabaya pada tahun 1935, Try Sutrisno tumbuh dalam disiplin dan semangat pengabdian. Karier militernya dimulai ketika ia diterima di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956 dan lulus pada 1959. Penugasan pertamanya sebagai Komandan Peleton Zeni Tempur (Danton Zipur) di Kodam IV/Sriwijaya menjadi awal perjalanan panjangnya di dunia militer.

Namanya semakin dikenal saat terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962. Seiring waktu, kepercayaan demi kepercayaan ia emban. Tahun 1974, ia dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto.

Kariernya melesat. Pada Agustus 1985, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), mendampingi Jenderal TNI Rudini. Sepuluh bulan kemudian, Juni 1986, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Puncak karier militernya tercapai saat ia menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab) periode 1988–1993, menjadikannya pucuk pimpinan tertinggi militer kala itu.

Mengemban Amanah sebagai Wakil Presiden RI. Melalui Sidang Umum MPR periode 1992–1997, Try Sutrisno terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Ia resmi menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 RI pada 1993 hingga 1998, mendampingi Presiden Soeharto di masa-masa penting menjelang akhir era Orde Baru.

Masa kepemimpinannya menjadi bagian dari catatan sejarah Indonesia dalam fase transisi yang menentukan arah bangsa.

Sosok Keluarga dan Teladan Bangsa. Di balik seragam dan jabatan tinggi, Try Sutrisno adalah sosok kepala keluarga yang hangat. Ia menikah dengan Tuti Sutiawati pada 1961 dan dikaruniai tujuh orang anak, terdiri atas empat putra dan tiga putri.

Dedikasi, kesantunan, dan jiwa patriotisme beliau akan selalu menjadi teladan bagi generasi penerus. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. seorang prajurit, negarawan, sekaligus bapak bangsa yang mengabdikan hidupnya bagi Ibu Pertiwi.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh rakyat Indonesia.

Selamat jalan, Pak Try Sutrisno.

Terima kasih atas segala pengabdian tulus bagi negeri ini.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

#TrySutrisno

#InMemoriam

#IndonesiaBerduka

#WakilPresidenRI

#TokohBangsa

#SejarahIndonesia

#DoaUntukAlmarhum


Red.

Lebih baru Lebih lama