Bingkisan Lebaran dari Desa Sentuhan Kepedulian untuk Warga Mojoparon

Pasuruan, Seputarperistiwanews.com — Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana kebersamaan dan kepedulian sosial terasa hangat di Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang. Pada Selasa (17/3/2026), Pemerintah Desa Mojoparon menyalurkan 750 paket bingkisan Lebaran dan sembako kepada warga di tiga dusun, yakni Badong, Mojokopek, dan Balungparen.

Kegiatan ini bukan sekedar agenda pembagian bantuan, melainkan menjadi simbol nyata hadirnya pemerintah desa di tengah masyarakat yang sedang mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan.

Di pendopo balai desa dan titik pembagian yang telah ditentukan, warga datang bergiliran dengan tertib. Senyum, rasa syukur, dan kehangatan tampak jelas dari wajah masyarakat yang menerima paket kebutuhan pokok tersebut.

Kepala Desa Mojoparon, H. M. Soleh, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat program ketahanan pangan desa.

“Selain sebagai bingkisan menyambut Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, paket sembako ini juga merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar H. M. Soleh.

Paket bantuan yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan warga sehari-hari, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

Bagi sebagian warga, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah meningkatnya pengeluaran menjelang Hari Raya. Tidak sedikit yang mengaku terharu atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah desa.

Sejumlah warga menilai langkah ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong dan solidaritas sosial masih kuat di tengah kehidupan masyarakat Mojoparon.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya desa untuk memastikan bahwa seluruh warga dapat merasakan kebahagiaan menyambut Idul Fitri tanpa terbebani oleh kebutuhan pokok yang melonjak.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Pemerintah Desa Mojoparon berharap semangat berbagi tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, solidaritas sosial, dan kebersamaan warga desa.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, Mojoparon memberi contoh bahwa kepedulian sosial dari tingkat desa dapat menjadi fondasi penting dalam membangun komunitas yang tangguh, mandiri, dan berdaya.


ARYA

Lebih baru Lebih lama