PROBOLINGGO, Seputarperistiwanews.com – Upaya memperkuat keberlanjutan program penghijauan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo. Bersama PMI Provinsi Jawa Timur, PMI Kabupaten Probolinggo melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di kawasan Pantai Desa Gending, Kecamatan Gending, dan Pantai Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Senin (2/11/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan program penghijauan pesisir yang didukung melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Paiton Energy bersama PMI Pusat. Selain meninjau pelaksanaan program penanaman mangrove, Monev juga menjadi momentum untuk memperkuat administrasi, pelaporan, dokumentasi, serta koordinasi internal organisasi PMI Kabupaten Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Provinsi Jawa Timur diwakili Hamidan Noor Firdaus selaku Staf Kasubbid Pembinaan Relawan. Bersama jajaran pengurus dan staf PMI Kabupaten Probolinggo, rombongan melakukan peninjauan langsung ke kawasan pesisir Desa Gending dan Desa Dringu guna melihat kondisi lingkungan serta perkembangan program penghijauan mangrove.
Hamidan Noor Firdaus menyampaikan bahwa salah satu hal yang perlu menjadi perhatian utama PMI Kabupaten Probolinggo adalah penguatan pelaporan setiap kegiatan. Menurutnya, dokumentasi dan pelaporan merupakan dua komponen yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan program maupun pertanggungjawaban organisasi.
“Ada beberapa hal yang harus kita kejar, salah satunya adalah pelaporan. Kemudian dokumentasi, karena dokumentasi dan pelaporan itu tidak dapat dipisahkan. Setiap kegiatan harus memiliki dokumentasi yang baik dan didukung laporan yang jelas,” ungkapnya.
Selain aspek administrasi, Hamidan juga menekankan pentingnya sinkronisasi tiga pilar organisasi PMI Kabupaten Probolinggo, yakni pengurus, staf, dan relawan. Ketiganya diharapkan dapat membangun komunikasi, koordinasi, serta kerja sama yang selaras sehingga seluruh program PMI dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada perencanaan program, tetapi juga pada kesatuan langkah seluruh unsur yang terlibat dalam menjalankan tugas dan pelayanan kemanusiaan.
Sementara itu, Wakil Bidang Pengembangan Relawan dan Sumber Daya Manusia PMI Kabupaten Probolinggo, Rusdjianto, berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar PMI Kabupaten Probolinggo semakin aktif membangun citra positif organisasi melalui publikasi berbagai kegiatan.
Menurut Rusdjianto, banyak potensi kegiatan PMI yang dapat diangkat menjadi bahan pemberitaan. Tidak hanya kegiatan penghijauan, tetapi juga keterlibatan siswa Palang Merah Remaja (PMR), aktivitas relawan, hingga partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Harapan kami, kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan ini bisa terus berkelanjutan. Ayo kita bersama-sama membentuk citra PMI. Banyak hal yang bisa kita angkat menjadi pemberitaan, mulai dari kegiatan penghijauan, keterlibatan siswa PMR, hingga partisipasi masyarakat dalam kegiatan PMI,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa publikasi kegiatan merupakan salah satu sarana untuk memperkenalkan peran dan kontribusi PMI kepada masyarakat luas. Melalui pemberitaan yang berkesinambungan, berbagai aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan yang dilakukan PMI dapat diketahui serta memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi.
Melalui kegiatan Monev ini, PMI Kabupaten Probolinggo diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelaporan dan dokumentasi, memperkuat koordinasi antara pengurus, staf, dan relawan, serta mengembangkan publikasi kegiatan sebagai bagian dari penguatan citra organisasi.
Di sisi lain, keberlanjutan program penghijauan pesisir di Desa Gending dan Desa Dringu menjadi komitmen bersama dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi yang kuat antara PMI Provinsi Jawa Timur, PMI Kabupaten Probolinggo, PT Paiton Energy, PMI Pusat, dan masyarakat, diharapkan berbagai program kemanusiaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. (Hafiidh)

