PMI KABUPATEN PROBOLINGGO TANAM 1.150 BIBIT MANGROVE, UPAYA KURANGI ABRASI PESISIR DESA GENDING

Probolinggo (Gending), Seputarperistiwanews.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya mengurangi ancaman abrasi pantai, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan penghijauan pesisir melalui penanaman 1.150 bibit mangrove di kawasan Pantai Desa Gending, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (2/11/2026).

Kegiatan bertajuk “Gerakan Hijau Hilir” ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Paiton Energy bekerja sama dengan PMI Pusat dan PMI Kabupaten Probolinggo. Mengusung tema “Bersama Menjaga Lingkungan, Melestarikan Mangrove dan Mendukung Pariwisata Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit mangrove secara simbolis kepada Kepala Desa Gending, kemudian penanaman sekitar 1.150 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di sepanjang kawasan pesisir dengan pendampingan Subagio Mangrove Center Pasuruan.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo Agus Mukson, Camat Gending Winda Permata Erianti, Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho WD, Kasubbid Pembinaan Relawan PMI Provinsi Jawa Timur Hamidan Noor Firdaus, perwakilan PT POMI-Paiton Energy, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perikanan (Diskan), serta unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Penanaman mangrove melibatkan jajaran pengurus dan Markas PMI Kabupaten Probolinggo, Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), relawan, serta pelajar tingkat SMP dan SMA di wilayah Kecamatan Gending. Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho WD menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove di Desa Gending merupakan kelanjutan dari program penghijauan kawasan hilir yang sebelumnya telah dilaksanakan di pesisir Desa Dringu, Kecamatan Dringu. Desa Gending menjadi lokasi berikutnya karena memiliki kondisi abrasi yang cukup berat sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

Menurutnya, penanaman mangrove menjadi salah satu upaya perlindungan alami garis pantai sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Namun, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bibit yang ditanam, melainkan juga keseriusan dalam melakukan pemeliharaan.

“Menanam saja tidak cukup. Mangrove yang sudah ditanam harus dirawat sampai benar-benar tumbuh dan berkembang sehingga bisa membantu mengurangi abrasi. Kalau penanaman ini berhasil, ke depan tentu akan kita kembangkan lagi karena kawasan pesisir ini masih cukup luas,” ujarnya.

Adi juga menyampaikan bahwa pengalaman penanaman mangrove sebelumnya di Desa Dringu menunjukkan tingkat keberhasilan pertumbuhan mencapai sekitar 90 persen. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk memperluas kegiatan penghijauan di kawasan pesisir lainnya.

Ia berharap masyarakat sekitar dapat terlibat aktif dalam menjaga bibit mangrove yang telah ditanam, termasuk melakukan koordinasi dengan para nelayan agar aktivitas perahu tidak merusak tanaman yang masih dalam masa pertumbuhan.

“Kami melibatkan masyarakat sekitar untuk ikut menanam agar mereka merasa memiliki. Harapannya, setelah kegiatan ini selesai, masyarakat juga ikut menjaga dan merawat mangrove supaya bisa tumbuh serta berkembang dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto memberikan apresiasi terhadap kolaborasi PMI dan PT Paiton Energy dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut dan lingkungan di Kabupaten Probolinggo.

“Apa yang diinisiasi oleh PMI bersama PT Paiton Energy ini merupakan langkah luar biasa bagi Kabupaten Probolinggo dalam menjaga ekosistem laut, khususnya terkait pelestarian mangrove. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga lingkungan pesisir agar tetap lestari,” ungkapnya.

Anang berharap kegiatan penghijauan tidak hanya berhenti pada proses penanaman, tetapi juga diikuti dengan komitmen bersama untuk merawat dan menjaga pertumbuhan mangrove. Dengan demikian, manfaat lingkungan yang dihasilkan dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Senada dengan hal tersebut, Kasubbid Pembinaan Relawan PMI Provinsi Jawa Timur Hamdani Noor Firdaus menilai bahwa kegiatan penghijauan pesisir merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Probolinggo bersama PT Paiton Energy yang telah membantu masyarakat di Desa Gending. Sesuai arahan PMI Pusat, salah satu upaya mengantisipasi perubahan iklim adalah melalui penanaman pohon di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, sehingga kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi kebiasaan yang tumbuh sejak dini dan berkelanjutan.

Melalui program Gerakan Hijau Hilir ini, PMI Kabupaten Probolinggo bersama PT Paiton Energy berharap penanaman 1.150 bibit mangrove dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi dampak abrasi, melindungi garis pantai, serta menjaga kelestarian ekosistem pesisir Desa Gending.

Lebih dari sekadar kegiatan penghijauan, program ini menjadi wujud kolaborasi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan. Dengan dukungan pemerintah, relawan, pelajar, serta masyarakat, mangrove yang telah ditanam diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi pelindung alami pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Probolinggo. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama