Jalan Poros Camplong Berubah Jadi Ancaman! Aliran Air Tak Kunjung Berhenti, Pengendara Diduga Terjatuh

SAMPANG, Seputarperistiwanews.com - Kondisi Jalan Poros Kabupaten yang menghubungkan kawasan SMP Negeri 1 Camplong hingga Dusun Loloran, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, kembali menjadi sorotan warga.

Pasalnya, kondisi jalan yang disebut warga tak kunjung kering akibat aliran air yang terus menggenangi badan jalan, baik siang maupun malam, dinilai berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Salah satu warga sekaligus pengendara sepeda motor berinisial H.R.S mengaku dirinya mengalami insiden jatuh saat melintas di lokasi tersebut.

 Menurut keterangannya, kondisi permukaan jalan yang basah dan licin membuat pengendara harus ekstra berhati-hati.

Yang menjadi perhatian warga, aliran air tersebut berada tepat di depan pagar rumah warga dan mengalir ke badan jalan. Kondisi itu dinilai dapat membuat jalan semakin licin serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Warga mempertanyakan mengapa persoalan tersebut seolah belum mendapatkan penanganan serius, padahal jalan tersebut merupakan jalan poros kabupaten yang setiap hari digunakan masyarakat.

"Jangan sampai keselamatan pengguna jalan diabaikan. Jalan umum bukan milik pribadi. 

Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses jalan yang aman," ujar H.R.S.

Warga juga berharap pihak yang berwenang segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan dan mencari solusi terhadap aliran air yang terus membasahi badan jalan.

Pemerintah dan instansi terkait diminta tidak menunggu sampai terjadi korban berikutnya.

Jika memang terdapat persoalan saluran air atau pembuangan air yang menyebabkan badan jalan terus basah dan licin, maka diperlukan penanganan yang jelas dan segera.

Masyarakat berharap ada tanggung jawab dan tindakan nyata dari pihak berwenang agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

Keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama. 

Jangan sampai sebuah jalan yang seharusnya menjadi akses masyarakat justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan. (Haris)

Lebih baru Lebih lama