Pasuruan, Seputarperistiwanews.com – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan membuka layanan donor darah di Alun-Alun Bangil, Senin (19/10/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya jemput bola untuk menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Layanan tersebut juga menjadi tahap uji coba pembukaan tenda donor darah di kawasan Alun-Alun Bangil. PMI berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat, termasuk melalui pengaktifan kembali bus donor darah serta kampanye donor darah secara berkelanjutan.
Romy Happy Ikmal, Subbag Humas Rekrutmen/PPDDS UDD PMI Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa pembukaan layanan tetap dilakukan meskipun tidak terdapat agenda donor darah yang terjadwal pada hari tersebut.
“Meski tidak ada agenda yang terjadwal hari ini, PMI tetap berupaya menjemput bola untuk memenuhi kebutuhan stok kantong darah. Kegiatan ini juga masih dalam tahap uji coba membuka tenda di lokasi ini,” jelas Romy.
Menurutnya, upaya tersebut tidak berhenti pada pelayanan di Alun-Alun Bangil. PMI juga berencana mengaktifkan kembali bus donor darah guna memperluas jangkauan pelayanan serta menggencarkan kampanye donor darah untuk memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Pasuruan.
Dari pelaksanaan layanan tersebut, tercatat 17 calon pendonor mengikuti proses donor darah. Sebanyak 11 orang dinyatakan berhasil mendonorkan darah, sedangkan enam orang lainnya tidak dapat melanjutkan setelah melalui proses seleksi.
“Alhamdulillah, dari 17 calon pendonor, 11 orang berhasil mendonorkan darah dan enam orang gagal dalam seleksi,” pungkas Romy.
Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Pasuruan bersama insan media. Sejumlah insan media juga berpartisipasi secara langsung sebagai peserta donor darah.
IPTU Joko Suseno, S.H., Kasi Humas Polres Pasuruan, menyampaikan bahwa kehadiran Polres Pasuruan merupakan bagian dari agenda bakti sosial Polri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri.
Partisipasi tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap kebutuhan darah sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan.
“Salam Polisi, Polisi bersama Masyarakat,” pungkas IPTU Joko Suseno.
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Pasuruan berharap layanan donor darah di ruang publik dapat menjadi salah satu upaya berkelanjutan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperluas akses pelayanan, dan menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
(ARYA)




