Pasuruan, Seputarperistiwanews.com - Super League mempertemukan Rembang FC dan Grati FC dalam laga perdana Piala Bupati Pasuruan di Lapangan Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Rabu (2/9/2026). Rembang FC berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-1 setelah menjalani pertandingan sengit sejak awal hingga menit akhir.
Kemenangan tersebut membuat Rembang FC mengawali kiprahnya di kompetisi dengan raihan tiga poin. Dua gol Rembang FC tercipta pada babak pertama melalui Sofi dari titik penalti dan Sholeh yang mengenakan nomor punggung 3.
Sementara itu, Grati FC hanya mampu membalas satu gol pada babak kedua. Meski bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya mendapat kartu merah, Grati FC tetap memberikan tekanan dan mampu membuat lini pertahanan Rembang FC bekerja keras.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim langsung memperagakan permainan menyerang dan terlibat dalam jual beli serangan yang cukup agresif.
Memasuki menit kelima, kemelut terjadi di area kotak penalti Grati FC. Salah seorang pemain Grati FC melakukan pelanggaran terhadap pemain Rembang FC sehingga wasit menunjuk titik penalti.
Sofi yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya berhasil bersarang di gawang Grati FC dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Rembang FC.
Rembang FC tidak mengendurkan tekanan setelah mencetak gol pembuka. Anak asuh Solikin terus membangun serangan dan berusaha memanfaatkan celah di lini pertahanan Grati FC.
Tekanan tersebut kembali membuahkan hasil pada menit ke-25. Sholeh, pemain bernomor punggung 3, berhasil mencetak gol kedua Rembang FC. Gol itu membuat Rembang FC memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Menjelang akhir babak pertama, Grati FC harus kehilangan salah satu pemainnya. Pemain bernomor punggung 5 menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran handsball yang dinilai wasit dilakukan dengan sengaja. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah sehingga Grati FC harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Memasuki babak kedua, Grati FC tidak menyerah meskipun bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Tim tersebut justru mampu meningkatkan tekanan dan mengimbangi permainan Rembang FC.
Usaha Grati FC akhirnya membuahkan hasil. Mereka berhasil mencetak gol ke gawang Rembang FC sehingga jarak skor menyempit menjadi 2-1.
Situasi tersebut membuat pertandingan semakin menarik. Rembang FC berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Grati FC terus mencari peluang untuk menyamakan kedudukan.
Grati FC kemudian memperoleh kesempatan emas melalui tendangan penalti. Namun, kiper Rembang FC mampu membaca arah bola dan menggagalkan eksekusi tersebut.
Penyelamatan itu menjadi salah satu momen penting bagi Rembang FC untuk mempertahankan keunggulan. Hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir, kedua tim tetap berusaha menciptakan peluang.
Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Wasit akhirnya meniup peluit panjang dengan skor 2-1 untuk kemenangan Rembang FC.
Coach Solikin Soroti Konsentrasi Pertahanan
Pelatih Rembang FC, Solikin, mengaku senang dengan hasil pertandingan tersebut. Ia menilai kemenangan pada laga perdana memberikan modal penting bagi timnya untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam Piala Bupati Pasuruan.
Meski meraih tiga poin, Solikin tetap memberikan evaluasi kepada anak asuhnya. Ia menyoroti penurunan konsentrasi pemain, terutama pada babak kedua ketika Grati FC mulai meningkatkan tekanan.
“Anak-anak terlalu kehilangan konsentrasi di lini belakang. Hampir terjadi kemelut di depan gawang. Untung kiper masih bisa optimal mengamankan mistar gawangnya,” ujar Coach Solikin.
Menurutnya, tim harus segera memperbaiki koordinasi pertahanan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya. Kemenangan memang menjadi hasil positif, tetapi evaluasi tetap diperlukan untuk menjaga konsistensi permainan.
Ofisial dan seluruh jajaran Rembang FC juga menyambut gembira kemenangan tersebut. Raihan tiga poin pada pertandingan perdana menjadi modal berharga bagi Rembang FC untuk melanjutkan perjuangan di Pasuruan Super League Piala Bupati.
Hasil 2-1 atas Grati FC menunjukkan bahwa pertandingan tidak hanya ditentukan oleh keunggulan jumlah pemain maupun skor sementara. Konsentrasi, ketahanan mental, serta kemampuan menjaga pertahanan hingga peluit akhir menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan.
Dengan tiga poin di laga pembuka, Rembang FC kini memiliki modal positif untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Sementara Grati FC perlu melakukan evaluasi setelah kehilangan pemain dan gagal memanfaatkan peluang penalti untuk menyamakan kedudukan.(Basir)



