NAGEKEO (NTT), Seputarperistiwanews.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menghadirkan layanan Mobile Clinic bagi penyintas gempa bumi di Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (3/9/2026).
Layanan kesehatan dilakukan secara door to door, dengan tim mendatangi langsung warga di sekitar permukiman dan lokasi pengungsian. Pendekatan ini dilakukan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, termasuk warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
Dalam pelayanan tersebut, tim PMI melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan, menggali keluhan yang dirasakan warga, memberikan konsultasi serta edukasi kesehatan sesuai kebutuhan.
Sebanyak 52 jiwa dari 20 kepala keluarga mendapatkan layanan kesehatan. Penerima manfaat terdiri dari 16 laki-laki dan 36 perempuan, mulai dari kelompok usia anak hingga lanjut usia.
Sejumlah keluhan kesehatan ditemukan selama pelayanan, di antaranya batuk, pilek, pusing, pegal-pegal, serta terdapat warga dengan kondisi hipertensi.
Selain pemeriksaan kesehatan, kunjungan door to door juga dimanfaatkan tim untuk memantau kondisi penyintas secara langsung sekaligus melihat kebutuhan kesehatan masyarakat pascagempa.
Pelayanan Mobile Clinic menjadi salah satu upaya PMI dalam memastikan penyintas tetap memperoleh akses layanan kesehatan selama masa respons bencana. Hasil pemantauan di lapangan juga menjadi bahan koordinasi untuk menentukan kebutuhan dan tindak lanjut pelayanan berikutnya.
PMI terus berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat terdampak dengan menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di tengah penyintas yang membutuhkan. (Hafiidh)


