Pasuruan, Seputarperistiwanews.com - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus dilakukan secara intensif. Personel Kodim 0819/Pasuruan bersama BPBD, Polsek Tosari, Satpol PP, Perhutani serta relawan masyarakat bersinergi di lapangan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas. Medan yang berada di kawasan perbukitan dengan kondisi cukup sulit menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh personel yang terlibat. Rabu (12/8/26).
Dengan mengandalkan peralatan yang tersedia dan strategi pemadaman sesuai kondisi medan, tim gabungan terus menyisir sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api. Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan upaya pendinginan dan pemantauan terhadap titik-titik rawan agar api tidak kembali menyala. Kebersamaan antara unsur TNI, pemerintah, aparat keamanan, pengelola kawasan hutan dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi Karhutla tersebut.
Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menegaskan bahwa jajarannya akan terus memberikan dukungan maksimal dalam penanganan Karhutla di kawasan TNBTS. “Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus berjibaku di lapangan sampai kondisi benar-benar aman. Sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat, karena medan yang dihadapi tidak mudah. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, namun upaya pemadaman dan pendinginan juga harus dilakukan secara optimal agar api tidak kembali meluas,” tegasnya.
Ia menambahkan, penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen. “Kami mengapresiasi seluruh personel BPBD, Polsek Tosari, Satpol PP, relawan TNBTS, Perhutani dan para relawan masyarakat yang bersama-sama bekerja keras di lapangan. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan. Harapan kami, kebakaran segera dapat dikendalikan sehingga kelestarian kawasan TNBTS tetap terjaga dan masyarakat sekitar dapat kembali beraktivitas dengan aman,” pungkas Dandim.
Pendim-ARYA
