Tim Mannennungeng Jajaki Kemitraan dengan Platform Pertanian Digital untuk Petani Bone

Bone - SULSEL, Seputarperistiwanews.com - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin melakukan audiensi dengan platform ekosistem pertanian digital, Maxxi Tani, untuk membuka peluang kemitraan bagi petani binaan di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses petani terhadap teknologi pertanian modern, pendampingan usaha, serta skema pembiayaan yang lebih terjangkau.

Tim yang dipimpin oleh Fadel Muhammad S. (Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026) dan Aydil Fitra Mulya (Ketua Umum UKM KPI Unhas) memaparkan program "Mannennungeng: Smart Hydro Loop" yang saat ini berjalan di desa tersebut. Dalam kesempatan itu, tim menyampaikan kebutuhan petani binaan akan akses terhadap alsintan, pendampingan teknis, dan digitalisasi usaha tani untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi biaya produksi.

Baharuddin, S.P., perwakilan Maxxi Tani, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menawarkan sejumlah skema kerja sama, seperti penyediaan alsintan dan sarana produksi, pendampingan teknis, hingga skema pembayaran setelah panen yang dapat meringankan beban modal petani. Menurutnya, program ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan pihaknya siap mendampingi petani binaan secara menyeluruh, mulai dari persiapan lahan hingga pascapanen.

Fadel Muhammad S. menyampaikan apresiasi atas sambutan dan tawaran kerja sama tersebut. Ia berharap kemitraan ini mampu membuka akses petani binaan terhadap teknologi dan pendampingan yang selama ini sulit dijangkau. Aydil Fitra Mulya menambahkan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi UKM KPI dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Sementara itu, dosen pendamping Muh. Adnan Kasogi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pertanian yang tangguh dan mandiri.

Audiensi ini menjadi bagian dari rangkaian program Mannennungeng yang bertujuan memperluas akses petani binaan terhadap teknologi dan pasar. Diharapkan, petani di Desa Kajaolaliddong dapat semakin mandiri dan produktif dalam mengelola usaha taninya. (red)

Lebih baru Lebih lama