Polres Pasuruan Tanamkan Disiplin kepada 340 Siswa Baru MAN 1 Pasuruan Saat MPLS 2026

 

PASURUAN, Seputarperistiwanews.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan menegaskan komitmennya membangun karakter peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah. Sebanyak 340 siswa baru yang terbagi dalam 12 kelas mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026–2027 dengan pembekalan karakter bertema "Disiplin" yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, S.H., di Aula MAN 1 Pasuruan, Sabtu (11/7/2026).

Dalam paparannya, IPTU Joko Suseno menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, sikap disiplin tidak cukup diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di tengah masyarakat, maupun saat menghadapi tantangan di masa depan.

"Disiplin yang kita tanamkan hari ini akan menjadi bekal saat kalian melangkah ke jenjang kehidupan yang lebih jauh. Apa yang kalian lakukan hari ini akan kembali kepada diri kalian sendiri, baik manfaat maupun konsekuensinya," tegas IPTU Joko Suseno di hadapan ratusan peserta MPLS.

Ia mengingatkan para siswa agar menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, kedisiplinan merupakan benteng pertama yang mampu mencegah seseorang terjerumus dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

"Jangan pernah berurusan dengan pelanggaran hukum di tingkat mana pun. Disiplinkan diri, disiplinkan sikap, dan disiplinkan cita-cita kalian. Kesuksesan lahir dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara disiplin setiap hari," pesannya.

Selain memberikan motivasi, IPTU Joko Suseno juga mengajak para siswa membiasakan perilaku positif sejak dini, mulai dari menghargai waktu, menaati tata tertib sekolah, menghormati orang tua dan guru, hingga bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting dalam mencetak generasi yang berintegritas, berakhlak, dan taat hukum.

Sementara itu, Guru Bidang Kesiswaan MAN 1 Pasuruan, Heri S., S.Pd., mengapresiasi keterlibatan Polres Pasuruan dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik baru. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menekan potensi kenakalan remaja.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Terkadang ketika siswa hanya dinasihati oleh guru, tidak semuanya didengar dan diindahkan. Karena itu, kami berharap pihak kepolisian dapat lebih sering hadir memberikan pembinaan, motivasi, serta edukasi hukum kepada para siswa agar mereka semakin memahami pentingnya disiplin dan menjauhi perilaku yang melanggar aturan," ujar Heri.

Pihak MAN 1 Pasuruan menilai pembekalan karakter pada masa MPLS menjadi bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang positif. Melalui kolaborasi bersama Polres Pasuruan, madrasah berharap para siswa baru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum.

Menutup sesi pembinaan, IPTU Joko Suseno mengajak seluruh peserta MPLS menjadikan disiplin sebagai identitas diri. Menurutnya, ilmu pengetahuan akan memiliki nilai yang lebih tinggi apabila diiringi akhlak mulia, rasa tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan. Dengan karakter disiplin yang kuat, para siswa diharapkan mampu meraih prestasi sekaligus menjadi generasi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. (ARYA)

Lebih baru Lebih lama