PMI Jawa Timur Perkuat Kapasitas Relawan dan PMR, Dorong Transformasi Digital Pelayanan Kemanusiaan

SURABAYA, Seputarperistiwanews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur memperkuat kapasitas relawan dan Palang Merah Remaja (PMR) melalui Rapat Kerja Staf Pembinaan Relawan Tahun 2026 yang digelar di Surabaya, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang diikuti Kepala Markas dan Pembina Relawan PMI Kabupaten/Kota se-Jawa Timur tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, mengevaluasi program pembinaan, serta menyusun langkah pengembangan relawan PMI yang adaptif terhadap tantangan kemanusiaan masa depan.

Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, R. Eddy Indrayana, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi dalam pembinaan relawan dan pengembangan PMR guna mencetak kader PMI yang kompeten, terampil, dan berjiwa kemanusiaan.

Menurutnya, validasi data, penguatan program kerja, serta standarisasi mekanisme pembinaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia PMI di seluruh Jawa Timur. Ia juga mendorong sinergi antara Sub Bidang Pembinaan Relawan dan Sub Bidang Pusat Pendidikan dan Pelatihan untuk memperkuat sistem pengembangan kader secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Jawa Timur, EA. Zaenal, menekankan pentingnya transformasi digital dalam pembinaan relawan. Pemanfaatan teknologi informasi, sistem informasi kebencanaan, hingga teknologi navigasi dinilai perlu diintegrasikan dalam pelatihan relawan di seluruh daerah.

Selain peningkatan keterampilan teknis, PMI Jawa Timur juga mendorong penguatan kepemimpinan relawan, publikasi kegiatan kemanusiaan melalui media sosial, serta kolaborasi dengan insan pers guna memperluas edukasi dan literasi kemanusiaan kepada masyarakat.

PMI Jawa Timur juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dalam pengembangan PMR, termasuk pelaksanaan pelatihan di tingkat kabupaten dan kota. Berbagai program strategis turut disiapkan, mulai dari standarisasi kompetensi relawan, sertifikasi global, pelatihan bahasa asing, pemahaman hukum humaniter, hingga penguatan sinergi lintas sektor dalam penanganan keadaan darurat.

Melalui Rapat Kerja Staf Pembinaan Relawan Tahun 2026 ini, PMI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mencetak relawan yang profesional, adaptif, dan siap menjadi garda terdepan pelayanan kemanusiaan, sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Hafiidh)

Lebih baru Lebih lama