"Seniat Itu Pemkot Hapuskan Dewan Kesenian Hingga Copot Papan Petunjuk Arah di Balai Pemuda"

Surabaya, Seputarperistiwanews.com - Pemandangan tak biasa kini terlihat di Gedung Balai Pemuda Surabaya. Papan petunjuk arah yang terletak di depan ruang Tourism Information Center yang semula terdiri atas 4 bilah papan, kini hanya tersisa 3 bilah papan saja. Entah hilang atau sengaja dicopot, papan petunjuk arah ke Kantor Sekertariat DKS kini tidak lagi ada. Yang tersisa hanya petunjuk arah ke Balai Pemuda, Gedung Merah Putih, Teater Balai Pemuda, Rumah Bahasa, dan Tourism Information Center.

Mahmuny Paksi, pengurus DKS yang sehari-hari menjaga kantor sekertariat DKS menungkapkan bahwa sebelumnya di depan kantor Tourism Information Center terdapat papan petunjuk ke arah kantor sekertariat Dewan Kesenian Surabaya (DKS). Namun kemarin, tanpa sengaja ia melihat papan petunjuk itu sudah tidak lagi ada. "Papan petunjuk ke arah kantor DKS itu dulu dipasang sekitar tahun 2019 an, kemarin saya lewat sana sudah tidak ada. Nggak tahu apakah dicopot atau memang hilang." Ujar Paksi

Chrisman Hadi, Ketua DKS terheran-heran dengan hilangnya Papan Petunjuk Arah tersebut. Bahkan Ia menyebut hilangnya papan petunjuk arah itu sebagai upaya untuk menghapus eksistensi Dewan Kesenian Surabaya. "Seniat itu kah Pemkot Surabaya menghapus sejarah Dewan Kesenian Surabaya. Setelah kantor kami dikosongkan, dipasangi CCTV, sampai papan petunjuk arah yang ada tulisan Kantor DKS sekarang jg dihilangkan." Ucap Chrisman Hadi.

Chrisman menerangkan jika eksistensi DKS sebagai wadah seniman Surabaya sudah ada sejak tahun 1971. "DKS ini warisan sejarah, diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya sejak tahun 1971, begitu mudahnya Pemkot mau menghapuskan rekam jejak sejarah ini." Ungkap Chrisman.

(DKS-Aditya)

Lebih baru Lebih lama