Pemerintah Jemput Warga ODGJ di Latek, Bukti Negara Hadir dalam Penanganan Sosial


PASURUAN, Seputarperistiwanews.com — Pemerintah Kecamatan Bangil menunjukkan kepedulian nyata terhadap penanganan sosial masyarakat melalui giat penjemputan seorang warga Kelurahan Latek berinisial G.S (50), yang masuk dalam kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. Selasa (19/5).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan lintas instansi. Lurah Latek, Sujarno, S.T., bersama perangkat kelurahan turun langsung didampingi Camat Bangil Eddy Santoso, S.E., M.M., serta Satpol PP Kecamatan Bangil dalam proses penanganan dan penjemputan warga tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu M. Syahroni selaku Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Pasuruan yang memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan unsur sosial kemasyarakatan.

Dari sektor kesehatan, tim medis PKM Raci yang dipimpin dr. Novie Caroliningrum Sagita juga ikut mendampingi proses pemeriksaan dan penanganan awal pasien sebelum diberangkatkan. Sementara dukungan pengamanan dan pendampingan turut dilakukan oleh Serka Iswoyo dari Koramil 0819/10 Bangil.

Camat Bangil Eddy Santoso menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa.

“Hari ini kami melaksanakan giat penjemputan warga ODGJ dan langsung akan dikirim ke Rumah Sakit Jiwa "RSJ" Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang, Jl. A Yani, Krajan Utara, Sumber Porong, Kabupaten Malang, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia berharap pasien dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat.

“Semoga pasien ini mendapatkan perawatan sehingga bisa sehat kembali dan dapat beraktivitas normal ke depannya,” tambahnya.

Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Bangil bersama lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa penanganan masalah kesehatan jiwa memerlukan kolaborasi bersama. Pemerintah hadir tidak hanya sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam perlindungan sosial dan pelayanan kemanusiaan bagi seluruh warga. (ARYA)

Lebih baru Lebih lama