Perjalanan Agung menuju seragam loreng bukan kisah singkat. Ia menempuh pendidikan keras, disiplin, dan penuh tantangan di Pusdikzi. Ujian fisik, mental, hingga ritme kehidupan asrama dijalaninya dengan tekad kuat demi satu cita-cita: menjadi abdi negara di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Bagi keluarga, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan buah dari pengorbanan panjang. Agung dikenal sebagai pemuda gigih dan berbakti. Mereka berharap kisahnya menjadi teladan bagi generasi muda di kampung halaman.
“Setiap perjuangan pasti ada hasilnya. Tidak ada yang sia-sia. Saya berterima kasih atas doa keluarga dan masyarakat,” ujar Agung penuh syukur usai pelantikan.
Capaian Agung turut menjadi kebanggaan warga Janbesari dan Banyuwangi. Kisahnya menegaskan arti penting dukungan keluarga dalam mengantarkan anak meraih mimpi. Kini, di balik seragam loreng yang dikenakan, Agung memikul amanah besar untuk mengabdi kepada bangsa dengan integritas dan kesetiaan. (Basir)

