Dakwah Inklusif Muhammadiyah: Lazismu Pasuruan Hadirkan Pelatihan Iqra’ Braille bagi Tunanetra

Pasuruan, Seputarperistiwanews.com — Komitmen menghadirkan dakwah yang ramah bagi semua kalangan terus ditunjukkan oleh Lazismu Kabupaten Pasuruan. Melalui program Pelatihan Iqra’ Braille bagi penyandang disabilitas netra, Lazismu membuka akses pembelajaran Al-Qur’an bagi mereka yang selama ini menghadapi keterbatasan penglihatan.

Kegiatan yang berlangsung pada 6–7 Maret 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Raci, Bangil, diikuti oleh 30 peserta dari Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Pasuruan. Program ini menjadi wujud nyata dakwah inklusif yang memastikan setiap umat memiliki kesempatan yang sama untuk belajar Al-Qur’an.

Pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Lazismu Kabupaten Pasuruan dengan Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI). Sinergi tersebut memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam memperluas akses pendidikan keagamaan bagi penyandang disabilitas.

Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari instruktur berpengalaman dalam pengajaran Al-Qur’an Braille. Mereka diperkenalkan dengan huruf hijaiyah Braille sebagai langkah awal untuk membaca Al-Qur’an secara mandiri.

Manager Lazismu Kabupaten Pasuruan, Sandra Happy Saputra, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lazismu menghadirkan akses pembelajaran Al-Qur’an yang lebih merata.

“Melalui pelatihan Iqra’ Braille ini, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara penyandang disabilitas netra juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Dakwah harus hadir untuk semua, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan berlangsung. Dengan kesabaran dan semangat, para peserta meraba setiap titik huruf Braille yang menjadi jembatan untuk mengenal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Bagi mereka, kesempatan ini bukan sekadar belajar membaca, melainkan juga membuka harapan baru untuk semakin dekat dengan Kalamullah meski memiliki keterbatasan penglihatan.

Ke depan, Lazismu Kabupaten Pasuruan berkomitmen terus menghadirkan berbagai program sosial, pendidikan, dan dakwah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Semangat berbagi dan kepedulian ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan cahaya Al-Qur’an yang dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk para penyandang disabilitas.


M. Ali Reza

Lebih baru Lebih lama