Yatim Mandiri Tuban, Telkomsel, dan Dinas Kesehatan P2KB Bersatu, Salurkan Bantuan untuk 10 Anak Yatim Dhuafa Penyintas HIV

Tuban, Seputarperistiwanews.com — Yatim Mandiri bersama Telkomsel, Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, RSUD Koesma Tuban, serta Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Warna Ronggolawe Tuban berkolaborasi menyalurkan bantuan bagi 10 anak yatim dhuafa penyintas HIV. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RSUD dr. R. Koesma Tuban. Jumat, (14/08).

Penyaluran bantuan dikemas melalui program Sahabat ADHIV (Sedekah Harapan dan Bantuan Paket Gizi untuk Anak Dengan HIV). Sebanyak 10 penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa sembako, paket gizi, dan uang tunai.

Dalam pelaksanaannya, KDS Warna Ronggolawe Tuban turut berperan dalam membantu mengkoordinasikan anak-anak dengan HIV yang menjadi penerima manfaat. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Kepala Cabang Yatim Mandiri Tuban, Faridhi Faqih, menyampaikan bahwa program Sahabat ADHIV merupakan bentuk kepedulian bersama untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yatim dhuafa penyintas HIV.

“Melalui program Sahabat ADHIV ini, kami ingin hadir memberikan dukungan kepada anak-anak yatim dhuafa penyintas HIV. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka,” ujar Faridhi Faqih.

Faridhi Faqih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Telkomsel, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Tuban, RSUD dr. R. Koesma Tuban, dan KDS Warna Ronggolawe Tuban. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan komunitas menjadi langkah penting untuk memperluas manfaat serta menghadirkan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Sementara itu, Ibu Wiwin selaku perwakilan Telkomsel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Sahabat ADHIV. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga penerima manfaat.

“Kami mengapresiasi kolaborasi dalam program Sahabat ADHIV. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung kebutuhan mereka,” tutur Wiwin.

Dari sisi pemerintah, Bapak Rinanda Eko Yulianto, S.KM dari Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Tuban selaku Pengelola Program HIV menyampaikan bahwa dukungan bagi anak dengan HIV membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya dalam aspek kesehatan, tetapi juga sosial.

“Penanganan anak dengan HIV tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial dan perhatian dari berbagai pihak. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar anak dan keluarga mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” jelas Rinanda Eko.

Bantuan disalurkan di RSUD dr. R. Koesma Tuban yang menjadi salah satu tempat layanan kesehatan bagi penerima manfaat. Paket gizi dan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan, sedangkan bantuan uang tunai diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat.

Melalui program Sahabat ADHIV, Yatim Mandiri Tuban bersama Telkomsel, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Tuban, RSUD dr. R. Koesma Tuban, dan KDS Warna Ronggolawe Tuban berupaya membangun kepedulian terhadap anak yatim dhuafa penyintas HIV.

Yatim Mandiri Tuban juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh donatur serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dalam terlaksananya program Sahabat ADHIV. Kepercayaan dan kepedulian yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat bagi anak-anak yatim dhuafa penyintas HIV. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi para donatur.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan, sehingga dukungan kepada anak dalam HIV tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui perhatian, pendampingan, koordinasi, dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. (Hisyam J.)

Lebih baru Lebih lama