GAJAP ke-7 di Rejoso Santuni Anak Yatim, Perkuat Solidaritas Puluhan Komunitas

PASURUAN, Seputarperistiwanews.com – Tujuh tahun perjalanan Guyonan Arek Jowo Asli Pasuruan (GAJAP) dirayakan dengan cara yang sederhana namun bermakna. Bukan sekadar tasyakuran, GAJAP menggelar santunan anak yatim sekaligus memperkuat silaturahmi lintas komunitas di Aula Paragus, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Minggu (9/8/2026).

Momentum anniversary ke-7 tersebut dirangkai dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dan dihadiri Camat Rejoso Cahyo Fajar Rahmanto, S.T., M.T., tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, serta puluhan komunitas dari dalam dan luar Kabupaten Pasuruan.

Semboyan “Konco Dadi Dulur” menjadi ruh perayaan. Bagi GAJAP, persahabatan antarkomunitas tidak cukup berhenti pada pertemanan, tetapi harus berkembang menjadi persaudaraan dan kepedulian nyata.

Sejumlah komunitas yang hadir antara lain KOMPAS, Sahabat Pemuda Rembang, IWP, CITRA, KSGI, BJC, PIS, SS, KPD, SPR, Kates Community, IKLJ, IKL Korwil Blitar, IKL Pastim, ILKP, IWP, IKP, Lintas Ambulans dan Driver Ambulans.

Panitia juga mengapresiasi dukungan Sahabat Pemuda Rembang (SPR), khususnya Kang Burhan, DPC Ansor Pohjentrek, serta berbagai pihak yang ikut menyukseskan kegiatan.

Dukungan sosial turut datang dari Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan (GMPK) Pasuruan Raya. Lilis Johan bersama jajaran GMPK hadir sebagai bagian dari solidaritas lintas komunitas dan mendukung agenda kemanusiaan GAJAP.


Ketua panitia berharap memasuki usia ke-7, GAJAP semakin solid dan konsisten menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua panitia berharap memasuki usia ke-7, GAJAP semakin solid dan konsisten menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.


“Semoga GAJAP semakin jaya, semakin solid, semakin kompak, dan terus mengibarkan sayap pengabdiannya melalui berbagai agenda sosial,” ujarnya.

Camat Rejoso Cahyo Fajar Rahmanto turut memberikan apresiasi. Ia berharap GAJAP dan komunitas yang hadir dapat terus menjadi wadah positif untuk membangun solidaritas dan kekompakan.

“Semoga GAJAP semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Bagi GAJAP, santunan anak yatim menjadi pesan penting di usia ketujuh: komunitas bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan dan memberi manfaat bagi sesama. (Basir)

Lebih baru Lebih lama