Probolinggo, Seputarperistiwanews.com — Dalam dua pekan terakhir, laporan aksi begal muncul berulang di titik yang hampir sama, baik di wilayah kota maupun kabupaten. Jumlah korban disebut mendekati sepuluh orang, menandakan pola kejahatan jalanan yang kian berani dan terorganisir.
Keluhan warga membanjiri media sosial. Mereka menilai situasi keamanan telah memasuki fase mengkhawatirkan. Pembegalan disebut tak lagi hanya terjadi pada malam hari, tetapi juga di waktu yang sebelumnya dianggap aman, memicu rasa takut bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat mendesak aparat meningkatkan patroli 24 jam di titik rawan serta melakukan penindakan tegas. Warga berharap unit khusus turun tangan agar pelaku segera ditangkap dan tidak terus mengintai keselamatan pengguna jalan.
Jika kondisi ini tak segera ditangani dengan langkah nyata dan terukur, rasa aman warga terancam runtuh. Publik kini menunggu, apakah aparat mampu memutus rantai begal yang meresahkan, atau kejahatan jalanan akan terus menambah daftar korban berikutnya. (G10)
