Pasuruan, Seputarperistiwanews.com — Ruang kelas 6 Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bangil berubah menjadi studio pembelajaran digital yang penuh semangat. Seluruh siswa mengikuti pelatihan fotografi dan videografi yang membahas teknik dasar pengambilan gambar, pencahayaan, dan sudut visual. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang relevan dan bermakna. Selasa (4/11)
Pelatihan dipandu langsung oleh Fajar Setyadinawan, M.Pd, Founder Pesantren Digital, yang menekankan pentingnya literasi digital sebagai bekal masa depan.
“Anak-anak perlu memahami bahwa dunia digital bukan sekadar hiburan, tetapi ruang berkarya dan berdakwah. Dengan belajar mengambil foto dan video secara benar, mereka sedang melatih diri menjadi kreator positif di masa depan,” ujarnya.
Kepala Sekolah Marisa Izzah, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari visi Sekolah Kreatif.
“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui pelatihan digital, siswa dibekali keterampilan dalam bermedia,” ungkapnya.
Wali Kelas 6, Nur Azizah, S.Pd., turut mengapresiasi antusiasme siswa.
“Anak-anak begitu semangat belajar hal baru. Mereka langsung mempraktikkan ilmu yang didapat, dan hasilnya luar biasa. Ini bukti bahwa pendekatan kreatif dapat membuat pembelajaran lebih bermakna,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan praktik langsung pengambilan foto dan video di lingkungan sekolah. Siswa tampak antusias mengeksplorasi sudut-sudut kreatif, membuktikan bahwa pembelajaran digital bukan hanya teori, tetapi juga aksi nyata.
Dengan semangat “Kreatif Tanpa Batas”, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bangil terus mendorong siswa untuk menjadi generasi yang melek teknologi, produktif, dan inspiratif.
Muhammad Ali Reza

