Pelatihan 25 Keterampilan Dasar, "Peningkatan Kapasitas" Kader Posyandu Digelar di Kelurahan Latek


Pasuruan, Seputarperistiwanews.com – Kelurahan Latek kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dengan menggelar Pelatihan Pemetaan Kompetensi 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, Selasa–Kamis, 25–27 November 2025, pukul 08.00–15.00 WIB ini resmi dibuka oleh Kepala Kelurahan Latek, Sujarno, S.T.  

Dalam sambutannya, Sujarno menekankan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Posyandu memiliki enam bidang utama yang harus terus dikembangkan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sosial, dengan tujuan pemberdayaan berkelanjutan.  

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pokmas Srikandi ini diikuti kader Posyandu dari dua RW di Kelurahan Latek. Para peserta dibekali materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Suinawati, S.ST., Keb., Eriga Agustiningsasi, S.KM., Camat Bangil Fathurrahman, S.E., M.M., TP Posyandu Kecamatan Bangil, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, serta tim dari Puskesmas Raci.  

Materi Utama

- Konsep Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), integrasi layanan, partisipasi aktif masyarakat, dan pemberdayaan berkelanjutan.  

- 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu: pengelolaan Posyandu, pelayanan bayi dan balita, pendampingan ibu hamil, nifas, menyusui, serta keterampilan untuk usia sekolah, remaja, produktif, dan lansia.  

- Praktik Lapangan: teknik pengukuran tumbuh kembang anak, pencatatan dan pelaporan kesehatan, penanganan kasus dasar di Posyandu, serta strategi komunikasi efektif kepada warga.  

Suinawati menekankan pentingnya penggunaan Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai panduan kader, termasuk pemantauan berat badan, lingkar lengan atas (LILA), tekanan darah ibu hamil, penyuluhan gizi dengan konsep Isi Piringku, konsumsi tablet tambah darah (TTD), serta deteksi dini tanda bahaya pada ibu hamil dan nifas.  

Camat Bangil, Fathurrahman, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap seluruh kader yang hadir.  

“Kader yang kompeten adalah kunci Posyandu yang kuat. Dengan keterampilan yang baik, pelayanan dasar kepada masyarakat akan semakin optimal,” tegasnya.  

Ia berharap pelatihan ini mampu memperkuat pencapaian kader dibandingkan pertemuan sebelumnya, sehingga mereka lebih siap mendeteksi dan menangani persoalan kesehatan ibu, balita, hingga lansia secara profesional.  

Dengan semangat “Kader Hebat, Posyandu Kuat, Indonesia Sehat”, pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan kader Posyandu yang lebih terampil, responsif, dan berdaya guna. Dukungan dari pemerintah kelurahan, kecamatan, serta lembaga kesehatan menjadikan Posyandu Latek semakin kokoh sebagai pusat layanan publik yang menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.  


ARYA

Lebih baru Lebih lama