"LKBB MAHASERTA 2025" Parade Disiplin dan Semangat Generasi Muda Jawa Timur

Probolinggo, Seputarperistiwanews.com — Meski telah berlalu beberapa pekan, semangat dan gema langkah dari ajang LKBB MAHASERTA 2025 (Lomba Keterampilan Baris Berbaris Maharaja of Probolinggo) masih terasa hangat di hati para peserta, panitia, dan masyarakat Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Lapangan SMAN 1 Probolinggo ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter dan nasionalisme dapat tumbuh kuat melalui disiplin baris-berbaris. Selasa (4/11)

Diselenggarakan oleh Maharaja Manajemen Jawa Timur dan dipimpin oleh Aditya Frandy, LKBB MAHASERTA menghadirkan kompetisi lintas jenjang: SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, hingga kategori Purna dan Manajemen. Ribuan peserta tampil sejak pukul 06.00 WIB dengan formasi barisan yang rapi, penuh semangat, dan sarat makna. Mereka tidak sekadar berbaris, tetapi menyampaikan pesan: generasi muda siap menjaga nilai kebangsaan dengan disiplin dan kekompakan.


Dalam sambutan resminya, Walikota Probolinggo Dr. H. Aminuddin, Sp. OG (K)., M. Kes. menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan LKBB MAHASERTA 2025 yang digelar di Kota Probolinggo. Dengan nada optimis dan penuh semangat 

Walikota menyampaikan, “Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta LKBB MAHASERTA 2025. Selamat datang di Kota Probolinggo, kota yang menjunjung tinggi semangat kebangsaan dan kedisiplinan.”

Lebih lanjut, Walikota Aminuddin mengapresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya event yang dinilai mampu membentuk karakter generasi muda melalui kompetisi yang sehat dan bermakna.  

“Kami bangga menjadi tuan rumah dan menyambut semangat juang generasi muda dari seluruh penjuru Jawa Timur. Harapan kami, tahun depan LKBB dapat digelar dengan kemeriahan yang lebih besar, hadiah yang lebih menarik, dan partisipasi yang semakin luas. Mari kita jaga semangat ini, demi masa depan bangsa yang lebih kuat dan bersatu,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegas bahwa Pemerintah Kota Probolinggo mendukung penuh kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada pembinaan disiplin, nasionalisme, dan solidaritas lintas daerah.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pemerintah dan kepolisian, di antaranya Walikota Probolinggo, Kepala Badan Kesbangpol Kota Probolinggo, serta Kasat Lantas Polres Probolinggo. Kehadiran mereka mempertegas bahwa LKBB bukan hanya ajang lomba, melainkan investasi moral dan edukatif bagi masa depan bangsa.

Yang patut diapresiasi, peserta terjauh datang dari Banyuwangi dan Bojonegoro, menempuh ratusan kilometer demi mengibarkan semangat daerahnya. Ini menjadi momentum pertemuan lintas wilayah yang menyatukan semangat, budaya, dan tekad dalam satu barisan.

Penilaian dilakukan oleh jajaran dewan juri berpengalaman yang berasal dari berbagai latar belakang dan daerah, yakni Peltu Budi S. (Marinir), Bang Deddy (Lamongan), Kang Walid (Sidoarjo), dan Kang Juki (Pasuruan). Mereka membawa perspektif disiplin militer, pengalaman komunitas, serta kepekaan terhadap dinamika pemuda lintas daerah. Para juri menegaskan bahwa, “Sistem penilaian kami juga sangat ketat, namun objektif, mengedepankan teknik, kekompakan, semangat, dan kreativitas dalam setiap gerakan.”

Dengan standar tinggi tersebut, setiap tim ditantang untuk tidak hanya tampil rapi, tetapi juga menyampaikan energi dan karakter yang mencerminkan semangat kebangsaan. Kreativitas dalam formasi, ketepatan aba-aba, serta ekspresi semangat menjadi elemen penting yang membedakan penampilan satu tim dengan lainnya.

Melalui LKBB MAHASERTA 2025, generasi muda Jawa Timur membuktikan bahwa semangat juang dan cinta tanah air bukan sekadar slogan, melainkan sikap yang bisa dibentuk sejak dini melalui latihan, kebersamaan, dan kompetisi yang sehat. Dari Probolinggo, gema langkah ini menyuarakan harapan: bahwa masa depan bangsa sedang ditempa, satu barisan demi satu barisan dengan disiplin, semangat, dan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia.

C.JQ - ARYA 

Lebih baru Lebih lama